Sarana Menara Kantongi Dana Segar Rp 1,1 Triliun

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), melalui anak usahanya, PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) meraih pinjaman senilai Rp1,1 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (26/12).

Disebutkan, perseroan telah menandatangani facility agreement dengan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) sebagai mandated lead arranger dan bookrunner, sejumlah institusi keuangan sebagai original lender dan BNI sebagai facility agent. Seluruh dana dari facility agreement akan digunakan untuk melunasi sebagian utang Protelindo kepada protelindo Towers BV.

Berdasarkan intercompany loan agreement, sebesar US$ 575 juta yang akan diterima oleh Protelindo Towers BV tersebut pada akhirnya akan digunakan untuk melunasi sebagian dari bridge loan yang diperoleh Protelindo Finance BV senilai US$ 575 juta dan 40 juta euro. Pinjaman ini didapatkan Protelindo Finance dari DBS Bank Ltd, Standard Chartered Bank, ING Bank NV Singapore Branch.

Selain penandatangan dari facility agreement, Protelindo dan BNI sepakat untuk mengubah beberapa ketentuan dari perjanjian fasilitas tertanggal 23 Desember 2011 dengan menandatangani second amendement agreement.

Sebagaimana informasi, transaksi dilakukan oleh Protelindo yang dijelaskan sebelumnya merupakan suatu transaksi material dengan nilai melebihi 50 persen dari ekuitas perseroan. Namun transaksi tersebut dikecualikan dari kewajiban untuk memperoleh persetujuan RUPS yang diumumkan kepada masyarakat berdasarkan ketentuan. (bani)

BERITA TERKAIT

GOLDEN RUN BANGUN TJIPTA SARANA

Peserta lomba lari melakukan pendaftaran usai mengambil racepack Golden Run PT Bangun Tjipta Sarana (BTS), di Jakarta, Jumat (18/1). Menyambut…

Nusa Raya Incar Kontrak Baru Rp 3,5 Triliun

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) perusahaan jasa konstruksi swasta di Indonesia menargetkan kontrak baru…

Waskita Targetkan Kontrak Baru Rp 55 Triliun

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menargetkan total kontrak baru sekitar Rp55 triliun,”Total kontrak baru…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Volume Transaksi Sepekan Tumbuh 1,47%

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin ditutup dengan peningkatan sebesar…

Luncurkan Transaksi GOFX - BKDI Incar Transaksi US$ 200 Juta Perhari

NERACA Jakarta – Pacu pertumbuhan transaksi industri bursa berjangka, Indonesia Commodity & Derevatives Exchange (ICDX) atau PT Bursa Komiditi Derivatif…

BEI Optimis Target 100 Emiten Baru Tercapai

NERACA Jakarta – Penuhi tantangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menargetkan jumlah perusahaan yang melaksanakan penawaran umum saham perdana atau…