Mansek Targetkan Nilai Penjamin Emisi Rp 12 Triliun di 2013

NERACA

Jakarta – Tahun 2013, PT Mandiri Sekuritas menargetkan dapat menangani penjaminan emisi untuk sekitar 10 penawaran perdana saham dan 20 surat utang dengan nilai penjaminan emisi capai Rp12 triliun.

Direktur PT Mandiri Sekuritas Iman Rachman mengatakan, target tersebut mempertimbangkan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang positif. Meski begitu tantangan juga akan semakin besar pada tahun depan, “Kami optimistis untuk dapat mencapai target itu guna memberikan kontribusi positif bagi pemegang saham dan industri keuangan secara umum,”katanya dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (26/12).

Dia mengungkapkan, perseroan sepanjang tahun 2012 telah melakukan penjaminan emisi sebesar Rp11,456 triliun dari 33 perusahaan di sepanjang 2012 ini. Penjaminan emisi tersebut terdiri dari Initial Public Offering (IPO) senilai Rp1,683 triliun (dari enam perusahaan) dan surat utang senilai Rp9,416 triliun (dari 26 perusahaan), serta right issue Bank Tabungan Negara dengan porsi penjaminan sebesar Rp357,25 miliar.

Kata Iman, jaminan emisi efek yang ditangani oleh Mandiri Sekuritas bagi 33 perusahaan antara lain, emisi obligasi Astra Sedaya Finance, Indosat, Medco Energy, Bank Permata, IPO Bank Jatim, Express Transindo Utama, Wismilak, privatisasi Waskita Karya, serta right issue Bank BTN.

Sebagai informasi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan perusahaan yang akan listing di 2013 sebanyak 30 perusahaan. Angka tersebut naik dibandingkan rencana sebelumnya yaitu 25 perusahaan.

Sementara untuk obligasi ditargetkan di atas 65 obligasi dibandingkan tahun ini sekitar 59 obligasi. Adapun nilai emisi obligasi sekira Rp50 triliun. Oleh karena itu, pihak BEI mengklaim pasar obligasi akan lebih baik lantaran rating ekonomi Indonesia positif untuk jangka panjang. (bani)

BERITA TERKAIT

Bank Mandiri Targetkan Transaksi Digital Tumbuh 30%

      NERACA   Jakarta – SEVP Consumer and Transaction PT Bank Mandiri (Persero) Jasmin menargetkan transaksi digital melalui…

Bangun Pabrik di Jawa Tengah - PBID Targetkan Konstruksi Kuartal 1/2019

NERACA Jakarta – Rencana pembangunan pabrik baru di Jawa Tengah, terus di kejar progresnya oleh PT Panca Budi Idaman Tbk…

Mengandalkan Proyek Pemerintah - WIKA Gedung Bidik Kontrak Rp 22,78 Triliun

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2019, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) menargetkan perolehan kontrak sebesar Rp 22,78 triliun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Harga Saham Melorot Tajam - Saham Cottonindo Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta - Perdagangan saham PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena mengalami…

Kuras Kocek Rp 460,38 Miliar - TBIG Realisasikan Buyback 96,21 Juta Saham

NERACA Jakarta - Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) telah membeli kembali atau buyback saham dari…

KINO Akuisisi Kino Food Rp 74,88 Miliar

PT Kino Indonesia Tbk (KINO) akan menjadi pemegang saham pengendali PT Kino Food Indonesia. Rencana itu tertuang dalam perjanjian Jual…