Akuisisi Perusahaaan Thailand, EMTK Kuras Rp 302, 6 Miliar

NERACA

Jakarta –Sukses mengakuisisi Indosiar, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) kembali ekspansi dengan rencana membeli sebagian saham Plan B Media Co. Ltd asal Thailand. Perusahaan yang akan dibeli itu bergerak di bidang out of home advertising media (media periklanan luar rumah).

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (26/12). Disebutkan, perkiraan dana yang harus dikucurkan untuk akuisisi tersebut sebesar THB 960 juta atau sekitar Rp 302,696 miliar.

Rencananya, perseroan akan memfinalisasikan investasi di Plan B Media Co. Ltd, pada akhir Januari 2013. Dijelaskan, investasi di Plan B Media ini dilakukan untuk memperluas kegiatan usaha media perseroan dan anak-anak perusahaan ke berbagai platform media.

Direksi perseroan telah memperoleh persetujuan dari rapat dewan komisaris perseroan tanggal 6 Desember 2012 untuk melakukan transaksi investasi ini. Sebagai informasi, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk mengincar pertumbuhan laba di atas 30% pada tahun 2013. Sementara pendapatan ditargetkan di atas 25%.

Direktur Utama Elang Mahkota Susanto Suwarto pernah bilang, target pendapatan tahun depan masih di atas 25% dengan pertumbuhan laba bersih lebih tinggi di atas 30%. Dia pun menuturkan strategisnya untuk pengambangan perseroan ke depannya. Pertana, dia akan memindahkan jaringan tv berbasis analog menjadi digital.

Selain itu, induk usaha stasiun TV, SCTV ini pun akan mengembangkan media online, liputan6.com. Melalui SCTV, dia mengatakan akan mengembangkan program berbasis olahraga, termasuk sepak bola melalui Liga Champion dan Liga Inggris. "Sport makin lama, naiknya makin tidak kira-kira," jelas dia.

Elang Mahkota Teknologi membukukan laba bersih sebesar Rp3,02 triliun atau Rp536,10 per saham pada kuartal III-2012. Laba bersih kuartal III-2012 menunjukan kenaikan 440,78 persen bila dibandingkan dengan laba bersih pada kuartal III tahun lalu sebesar Rp558,45 miliar atau Rp108,92 per saham.

Hal ini disebabkan oleh adanya Keuntungan dari penjualan investasi saham sebesar Rp2,44 triliun pada kuartal III tahun 2012. Pendapatan pokok perseroan mengalami peningkatan dari Rp3,04 triliun pada kuartal III tahun lalu menjadi Rp3,47 triliun pada kuartal III tahun ini. (bani)

BERITA TERKAIT

Sentimen Stimulus Pemerintah - Laju IHSG Berhasil Balik Arah Ke Zona Hijau

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/4) kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup…

Latinusa Bukukan Untung US$ 2,68 Juta

NERACA Jakarta - Emiten pengolahan pelat timah PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) atau Latinusa membalikkan posisi rugi tahun lalu…

Laba Bersih Alfamart Melesat Tajam 71,11%

NERACA Jakarta - PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) membukukan kenaikan laba 2019 sebesar 71,11% menjadi Rp1,11 triliun dari periode…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Imbas Lesunya Bisnis Properti - Laba Mentropolitan Kentjana Menyusut 39,61%

NERACA Jakarta –Imbas lesunya bisnis properti di 2019 menekan perolehan laba bersih PT Metropolitan Kentjana Tbk. (MKPI). Tengok saja, emiten…

Pasar Beras Stabil - Buyung Poetra Raih Penjualan Rp 1,65 Triliun

NERACA Jakarta – Di tahun 2019 kemarin, PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) berhasil membukukan kinerja keuangan yang cukup mengesankan.…

Intiland Cetak Laba Bersih Rp 251,43 Miliar

NERACA Jakarta – Lesunya bisnis properti di tahun 2019 kemarin, rupanya tidak berdampak terhadap pencapaian kinerja keuangan PT Intiland Development…