Dasar Konsumen Memilih Sebuah Pet Shop - Standar Jaminan

Jika dikatakan peluang bisnis pet shop masih terbuka lebar, memang ada benarnya. Pasalnya, beberapa pelaku usaha bisnis ini yang serius menggarapnya berhasil mengembangkan sayap bisnisnya. Bahkan, tak jarang mereka yang sukses kini mempunyai beberapa cabang di seluruh penjuru Jakarta.

Sebab, bisnis ini belum tergarap secara maksimal di Jakarta. Itu, setidaknya dilontarkan Yus Anggoro pengelola garai pet shop Gading Vets di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Menurutnya, pet shop yang ada di kawasan itu belum semuanya memiliki klinik hewan dengan dokter hewan yang profesional.

“Tidak banyak gerai seperti yang saya miliki. Kebanyakan selama ini hanya berupa salon hewan dan menjual berbagai kebutuhan hewan peliharaan saja. Jika bisa dikemas satu tempat, seperti menyediakan dokter hewan, tentu akan lebih menguntungkan, baik bagi konsumen maupun pemilik pet shop,” jelas Yus.

Dia juga menjelaskan, pet shop yang ia miliki mampu menerapkan standar jaminan sesuai kedokteran hewan, tentu itu akan menjadi pilihan terbaik yang ditawarkan ke konsumennya. Artinya, seluruh produk baik jasa maupun barang yang ditawarkan disesuaikan dan memiliki lisensi yang diakui kedokteran hewan.

Apakah itu jenis layanan kesehatannya, layanan salon dan kecantikannya, hingga penyediaan pakan hewan peliharaan khusus dan untuk hewan-hewan yang menderita penyakit khusus yang tidak bisa diberikan pakan sembarangan.

“Alangkah lebih baik lagi jika pet shop itu dilengkapi pula dengan klinik yang mampu melakukan pembedahan, vaksinasi, hingga rawat inap bagi hewan yang membutuhkan,” tambah Yus penuh semangat.

Meski peluangnya cukup besar, bisnis pet shop tetaplah seperti kebanyakan bisnis lainnya, pasti ada suka dan duka kala menjalaninya. Terkadang keuntungan yang diperoleh begitu besar, terkadang pula terasa begitu kecil. Nah, untuk itu, dalam menjalankan bisnis ini pemilik usaha harus pandai-pandai menempatkan diri serta mengelola bisnis ini.

Berdasarkan pengalaman para pelaku usaha di bidang ini, yang menjadi hambatan atau hal yang menguji eksistensi bisnis ini adalah kondisi perekonomian global serta nilai tukar mata uang. Selain itu, hambatan yang ada tidak terlalu signifikan mempengaruhi bisnis pet shop.

Ya, kedua hal itu terbukti sangat berpengaruh pada eksistensi bisnis pet shop. Alasannya, hampir semua produk, baik itu untuk perawatan kecantikan, kesehatan, hingga pakan binatang peliharaan, merupakan produk yang diimpor dari luar negeri. Sehingga, mau tak mau kondisi itu sangat mempengaruhi keberadaan pet shop.

“Karena kualitas yang terbaik untuk saat ini memang masih dari luar negeri. Kalau kurs dollar berubah, harga juga berubah. Kita cuma berusaha menghadirkan yang terbaik, namun, kalau yang tidak mengerti akan bilang kita mencari untung gede. Kalau harga naik, saya menyiasatinya dengan memotong profit, sebab, tidak mungkin full menaikkan harga,” ungkap Albert.

Meski berhadapan dengan kondisi seperti itu, para pelaku usaha sepakat bahwa bisnis ini memiliki masa depan yang cerah, tentunya kembali lagi pada kemauan serta kemampuan si empunya usaha menghitung secara cermat dan jeli ketika menjalankan usahanya.

BERITA TERKAIT

Utamakan Mediasi Dalam Penyelesaian Sengketa Jaminan Fidusia

Utamakan Mediasi Dalam Penyelesaian Sengketa Jaminan Fidusia NERACA Purwokerto - Pakar hukum dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Prof Hibnu…

Krakatau Steel (KRAS), Runtuhnya Sebuah Legenda

Oleh: Pril Huseno Pabrik besi baja Krakatau Steel (KRAS) di Cilegon-Banten, dulu bak legenda bagi rakyat kecil. Keberadaannya sudah lama…

Kantar Rilis 10 Merek Yang Dipilih Konsumen

  NERACA   Jakarta - Perusahaan data, wawasan, dan konsultasi terkemuka di dunia, Kantar merilis studi tahunan untuk mengukur merek…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Tahun 2019, Pemerintah Targetkan 8 Juta UMKM Aplikasikan Tekhnologi

Pemanfaatan teknologi digital untuk bisnis, khususnya skala usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), sudah menjadi sebuah keharusan. Sebab itu, upaya…

Pesatnya Perkembangan Pasar Modern dan Digitalisasi, Sarinah Tetap Bina UMKM

BUMN ritel PT Sarinah (Persero) menyatakan yakin bisa tetap eksis di tengah pesatnya perkembangan dunia digital. Untuk itu, Sarinah tetap…

Pertemuan IMF –WB Momentun Perkenalkan Produk UMKM Nasional Dikancah International

Pertemuan tahunan IMF – World Bank (WB)  yang berlangsung di Nusa Bali harus bisa menjadi momentum memperkenalkan produk  usaha mikro,…