BTN Targetkan Tambah Dana Prioritas Rp2,5 Triliun

NERACA

Jakarta - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menargetkan bisa menambah dana kelolaan layanan BTN Prioritas sebesar Rp2,5 triliun tahun depan. Hingga Desember 2012, total dana kelolaan BTN Prioritas mencapai Rp3,5 triliun.

"Kita targetkan hanya Rp2,5 triliun setiap tahunnya. Tahun ini sudah lebih dari target yakni sebesar Rp3,5 triliun," ujar Direktur Mortgage & Consumer Banking BTN Irman A Zahiruddin, usai pembukaan BTN Prioritas Cabang Bandung, akhir pekan lalu.

Irman mengatakan, sejak akhir 2010 layanan BTN Prioritas diluncurkan telah menarik 5.000 nasabah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.800 merupakan nasabah baru. "Jadi dengan program yang kita tawarkan dalam layanan prioritas banyak menarik minat nasabah," kata Irman.

Menurut dia, nilai simpanan rata-rata per nasabah sebesar Rp600 juta. Padahal untuk bisa mendapatkan layanan prioritas ini hanya disyaratkan mempunyai simpanan minimal Rp250 juta per nasabah.

Irman menegaskan, untuk mencapai target tahun 2013, Selain akan menambah cabang baru BTN Prioritas sebanyak 5-10 unit. Perseroan juga akan melengkapi produk wealth management seperti bancassurance, reksa dana dan obligasi ritel (ORI).

Sepanjang tahun ini, BTN mendirikan 13 unit baru layanan BTN Prioritas. Yang terakhir, manajemen meresmikan outlet di Bandung dan Bogor Jawa Barat. Ekspansi cabang prioritas, lanjut dia, akan terus berlanjut hingga beberapa tahun mendatang .

Di tahun depan, manajemen menargetkan membuka 10 outlet baru. Sebagian besar di luar Jakarta. Untuk mengoperasikan satu unit cabang prioritas, kata dia, BTN mempekerjakan seorang tim leader dan tiga relationship manager (RM).

Setiap RM dibebankan target dana sekitar Rp5 miliar per bulan atau sekitar Rp240 miliar per cabang per tahun. “Jumlah RM akan kami sesuaikan dengan jumlah nasabah. Rasio ideal satu RM melayani 80 nasabah,” jelas Irman.

Menurut dia, dari semuan cabang prioritas, BTN Prioritas cabang Surabaya berkontribusi paling besar. Penyumbang terbesar kedua, cabang Kuningan, Jakarta. “Kantor Surabaya berkontribusi hingga 10% dari total dana kelolaan,” jelasnya. [kam]

BERITA TERKAIT

Inacraft 2019 Targetkan Transaksi Rp149 Miliar

NERACA Jakarta – Penyelenggara Pameran Dagang Kerajinan Internasional (Inacraft) menargetkan transaksi ritel hingga sebanyak Rp149 miliar serta kontrak dagang sebesar…

Gubernur Sumsel Targetkan Jembatan Musi VI Selesai 2020

Gubernur Sumsel Targetkan Jembatan Musi VI Selesai 2020 NERACA Palembang - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menargetkan jembatan Musi…

Berkah Pencapaian Positif di 2018 - Sarana Menara Bagikan Dividen Rp 1,2 Triliun

NERACA Jakarta – Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) memutuskan membagikan sisa dividen untuk…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Tahan Suku Bunga Acuan

    NERACA   Jakarta - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang digelar pada 24-25 April 2019 memutuskan…

Kuartal I, Pertumbuhan Kredit Capai 11,55%

    NERACA   Jakarta - Pertumbuhan kredit bank di kuartal I 2019 sebesar 11,55 persen secara tahunan (year on…

Bank NTB Syariah Targetkan KPR Rp148 Miliar di Pameran Properti

    NERACA   Mataram - PT Bank NTB Syariah (Persero) mentargetkan nilai transaksi sebesar Rp148 miliar dalam pameran Gelegar…