Greenwood Targetkan Pendapatan Rp 871 Miliar di 2013

Pasca di operasikannya menara I The City Center (TCC), PT Greenwood Sejahtera Tbk (GWSA) sebagai pengembang memperkirakan proyek tersebut mampu memberikan kontribusi pendapatan mencapai 80% dari target pendapatan perseroan pada tahun depan sebesar Rp 871 miliar.

Corporate Secretary PT Greenwood Sejahtera Tbk Linda Halim mengatakan, penjualan melalui proyek perkantoran yang terdiri dari 46 lantai ini sudah mencapai Rp 1 triliun,”Sekitar 70% dari keseluruhan perkantoran bertipe stratta tittle ini sudah dijual seharga Rp 20 juta per meter sedangkan sisanya akan dijual sebanyak Rp 35 juta meter,”ungkapnya.

Dia menjelaskan, jika memakai estimasi itu maka sudah mencapai Rp 1 triliun. Sementara sebagian sisanya 30% akan di jual pada tahun depan, sehingga diharapkan akan mendapat Rp 1 triliun pada tahun depan.

Sedangkan pendapatan sisanya akan dikontribusikan dari tujuh anak perusahaan yang terdiri dari berbagai perusahaan yang diakusisinya.Seperti diketahui, perseroan memiliki beberapa saham di beberapa proyek seperti di Hotel Emporium (Jakarta Utara), The Peak Apartment (Jakarta Selatan), Kuningan City (Jakarta Selatan), Senayan City (Jakarta Selatan), Festival Citylink (bandung), Lindeteves Trade Center (Jakarta Pusat) dan Hotel Holiday inn Express ( Jakut).

Dalam kesempatan yang sama, President Direktur PT Greenwood Sejahtera Tbk Herry Gunawan, meyakini bahwa daya serap kebutuhan apartemen di DKI Jakarta yang sangat besar, terutama untuk kawasan bisnis yang sangat besar.

Hal ini menurutnya disebabkan oleh terutama pertumbuhan makro ekonomi indonesia sebesar 6,5 persen per tahun, tertinggi kedua setelah Cina, “Selain itu, kebutuhan kantor di Jakarta jika dibandingkan Kuala Lumpur (KL), masih lebih banyak KL ketimbang Indonesia, padahal luasnya masih lebih luas indonesia ketimbang KL,"paparnya.

FX Awi Tanta, salah satu pembeli di TCC, juga mengakui bahwa perkantoran ini menjadi tempat yang baik untuk berinvestasi jangka panjang karena tempatnya strategis ketimbang di daerah pinggiran, “Ini tempat yang strategis karena saya yang tadinya berbisnis di daerah pinggiran beralih ke daerah pusat kota untuk memangkas ongkos transportasi,”paparnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Sentra Mitra Informatika Raup Laba Rp 7,5 Miliar

PT Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK) mencetak laba bersih sebesar Rp7 miliar pada tahun 2019. Perusahaan juga mengalami kenaikan laba…

Hermina Buyback Saham Rp 100 Miliar

Menyusul beberapa emiten yang sudah melakukan buyback saham guna menjaga stabilitas harga saham di pasar, langkah yang sama juga bakal…

Destinasi Tirta Catat Rugi Rp 14,81 Miliar

Sepanjang tahun 2019,  PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk (PDES) mencatatkan kinerja keuangan negatif. Pasalnya, emiten yang bergerak di industri pariwisata…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Indika Energy Buyback Saham US$ 20 Juta

NERACA Jakarta – Jaga pertumbuhan harga saham, PT Indika Energy Tbk (INDY) akan melakukan pembelian kembali atau buyback saham dan…

Imbas Pemberlakukan PSBB - Lancartama Sejati Tutup Operasinal Bisnis

NERACA Jakarta – Diterapkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta memberikan dampak terhadap bisnis PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA).…

Raup Dana IPO Rp 215 Miliar - KBAG Beli Lahan di Balikpapan 14 Hektar

NERACA Jakarta – Geliat pasar penawaran perdana saham atau initiap public offering (IPO) di pasar modal masih terus tumbuh di…