Bank BUMN Siap Penuhi Kebutuhan - Hadapi Natal dan Tahun Baru

NERACA

Jakarta - Ketiga bank milik pemerintah, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), dan PT Bank Mandiri Tbk (Mandiri), mengaku siap memenuhi lonjakan kebutuhan uang tunai nasabah karena libur Natal 2012 hingga Tahun Baru 2013.

Bank BNI menyiapkan dana Rp12 triliun untuk menutup kebutuhan uang tunai sepanjang liburan panjang akhir tahun 2012. Corporate Secretary BNI, Tribuana Tunggadewi, menjelaskan uang tersebut didistribusikan melalui jaringan ATM di seluruh Indonesia untuk menjangkau nasabah yang membutuhkan dana tunai sejak 17-31 Desember 2012.

"Setiap outlet akan beroperasi mulai pukul 08.00 pagi hingga 16.00 petang," kata Dewi, melalui keterangan pers di Jakarta, awal pekan kemarin. Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan nasabah, BNI juga tetap mengoperasikan secara terbatas tiga layanan transaksi di 157 outlet di seluruh Indonesia.

Pertama, transaksi penarikan atau setoran rekening BNI. Kedua, pemindahbukuan antar rekening BNI. Ketiga, setoran penerimaan bahan bakar minyak (BBM)/Non BBM. "Nasabah yang sudah terbiasa bertransaksi di outlet BNI Weekend Banking -- kantor BNI buka Sabtu dan Minggu -- tetap dapat menikmati layanan perbankan di sana," jelasnya.

Sementara PT Bank Rakyat Indonesia Tbk juga tengah bersiap mengantisipasi penggunaan ATM selama 24 Desember 2012 sampai 1 Januari 2013, dengan mengalokasikan Rp11,42 triliun di 13.600 ATM. “Libur panjang ini kita siagakan Rp11,42 triliun di 13.600 ATM kita,” ujar Sekretaris Perusahaan BRI, Muhamad Ali, dalam siaran pers di Jakarta, kemarin.

Dia menambahkan, BRI akan melakukan pengisian ATM sebanyak tiga kali selama periode 24 Desember 2012 sampai 1 Januari 2013, di mana rata-rata pengisian setiap ATM sebesar Rp200 juta sebanyak 60% dari jumlah ATM, dan 40% sisanya sebanyak Rp400 juta.

Selain menjaga ketersediaan dana di mesin-mesin ATM, perseroan juga menyiapkan Rp15,37 triliun untuk memenuhi kebutuhan dana tunai nasabah selama periode 24 Desember 2012-1 Januari 2013. Adapun dana tersebut akan dialokasikan di kantor cabang, kantor cabang pembantu dan BRI Unit.

“Sebagian besar didistribusikan ke wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi, dengan nilai mencapai Rp3,7 triliun,” tukas Ali. Menurut dia, BRI juga mendukung layanan umum dengan ketersediaan transaksi perbankan.

Layanan-layanan itu antara lain penerimaan pembayaran pembelian BBM dan non-BBM dari SPBU atau Pertamina, layanan Angkutan Sungai, Danau dan Pulau (ASDP) dengan jenis layanan cash pick-up serta penyediaan uang receh, layanan SSB Polri untuk penerimaan pembayaran SIM, STNK dan BPKB, layanan transaksi visa on arrival, serta untuk layanan khusus PT Angkasa Pura I dan II, serta Pelindo.

Fokus Jabodetabek

Sedangkan PT Bank Mandiri Tbk mengaku menyiapkan dana Rp14,8 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama perayaan Natal 2012 dan Tahun Baru 2013. Jumlah tersebut meningkat 34,5% dibanding alokasi periode yang sama tahun lalu.

Dalam siaran pers di Jakarta, pekan lalu, Direktur Teknologi dan Operasi Bank Mandiri, Kresno Sediarsi mengatakan, pendistribusian dana difokuskan pada 17 Desember 2012-2 Januari 2013. “Karena pada rentang waktu tersebut, transaksi masyarakat diperkirakan akan meningkat untuk pemenuhan kebutuhan perayaan Natal dan tahun baru 2013,” jelasnya.

Pendistribusian dana difokuskan pada wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) yang mencapai 50% dari total dana yang disiapkan. Di samping itu, wilayah-wilayah lain yang membutuhkan dana dalam jumlah besar antara lain, Surabaya, Bandung, Medan, Pekanbaru, dan Palembang.

Selain itu, kata Kresno, perseroan juga meningkatkan pasokan uang untuk mengisi ATM, menjaga kesiapan dan ketersediaan infrastruktur, dan sistem operasional ATM agar kenyamanan nasabah dalam melakukan transaksi keuangan menjelang Natal dan tahun baru dapat tetap terjaga.

“Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan dana nasabah, kami juga menyiapkan pasokan dana sebesar Rp1,6 triliun per hari untuk mengisi mesin ATM selama 10 hari sebelum Hari Natal sampai dengan awal Tahun Baru 2013. Jumlah kas untuk pengisian ATM tersebut naik sekitar 25% dari rata-rata harian pasokan dana ATM pada hari biasa,” paparnya.

Saat ini nasabah Bank Mandiri dapat melakukan transaksi melalui 10.850 ATM Mandiri atau meningkat 1.854 unit bila dibandingkan jumlah ATM pada akhir tahun sebelumnya yang mencapai 8.996 ATM. [ardi]

BERITA TERKAIT

Kominfo Targetkan Kebijakan 5G Rampung Tahun Ini

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan akan merampungkan kebijakan 5G tahun ini. “Tahun ini harus sudah keluar kebijakannya karena kita…

Ford Rencanakan Teknologi Nirkabel Baru Untuk Mobil

Ford Motor Co mengatakan pada Senin (7/1) bahwa pihaknya berencana untuk meluncurkan teknologi nirkabel untuk model kendaraan baru di Amerika…

Mandeh, Destinasi Sport Tourism Baru di Sumatera Barat

Kawasan wisata Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang selama ini dikenal sebagai Raja Ampat-nya tanah Minang resmi…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Pertahankan Suku Bunga

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebesar enam persen…

OJK Sebut DP 0% Gairahkan Sektor Produktif

      NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengklaim kebijakan penghapusan uang muka kendaraan bermotor pada perusahaan…

SMF Kerjasama Operasional dengan Bank Penyalur KPR FLPP

    NERACA   Jakarta - PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama operasional dengan bank penyalur…