Pemutar Musik Unik dengan Memori nyentrik - Olive One

Sebagian orang menjadikan musik sebagai bagian hidup, karenanya kebutuhan akan perangkat pemutar musik sangat diminati. Untuk itulah, Olive menciptakan sebuah pemutar musik HDall in oneyang didesain dengan bentuk unik, namun tentunya dengan fitur yang canggih dan menyenangkan.

Pemutar musik digital ini disebut One dan menjadi piranti musik terbaru yang diluncurkan oleh vendor asal SanFransisco. Bentuknya bulat sepertiCD playernamun teknologi yang tanamkan di dalamnya sudah mendukung sepenuhnya pada teknologi digital yang ada saat ini. One diciptakan sebagai sumber pemutar musik one stop untuk musik digital dalam segala bentuk, dan diklaim sebagai pemutar musik HD all in one pertama di dunia.

One dilengkapi dengan layar sentuh 7 inchi yang interaktif dan koneksi Bluetooth4.0, WiFi dan WiFi Direct Support sehingga bisa dikoneksikan 100% secara wireless, tanpa perlu menghubungkan ke hardware lain. One bisa dihubungkan dengan sumber audio piranti lain yang memiliki konektivitas Bluetooth atau WiFi. One dilengkapi memori nyentrik 2TB yang bisa menyimpan lagu-lagu favorite kita. One bisa mengenali musik yang di-share melalui koneksi uPnP untuk Mac, PC atau penyimpanan yang sudah mendukung NAS (Network Attached Storage).

Dukungan Olive Home Cloud Service memungkinkan kita menyimpan koleksi musik secara wireless dan memutarnya kapan saja dan dimana saja saat sedang bepergian. Piranti ini mampu menghasilkan suara yang merdu dan akurat, termasuk file digital high-end seperti FLAC dan Apple Lossless berkat dukungan 32-bit/384kHz Burr-Brown digital-to-analogconverter(DAC) dan 2 amplifier HD 32-watt.

Berkat amplifier tersebut, One juga bisa langsung dihubungkan ke speaker tanpa membutuhkan receiver atau amplifier terpisah lainnya. Selain bisa dihubungkan dengan speaker biasa, tentu saja One juga bisa dihubungkan dengan speaker yang juga sudah dibenami koneksi Bluetooth.

Dengan layar sentuh 7 inchi, kita bisa mengakses menu dengan mudah dan menampilkannya layaknya di tablet. Kita bisa melakukan akses sumber audio dan track lagu dengan mengetuk atau swipe. Jika belum puas dengan layar tersebut dan ingin menikmatinya di layar besar, kita bisa memanfaatkan fitur Wi-Fi Miracast untuk mentransfer interface One ke televisi yang sudah dilengkapi juga dengan Wi-Fi-Miracast. Disediakan aplikasi tambahan sehingga kita bisa menggunakan smartphone Android atau iOS sebagai remote control. Dengan fitur One Music OS kita bisa mempelajari preferensi musik kita dan mengintegrasikannya dengan jejaring sosial.

Pemutar musik ini tersedia dalam beberapa kapasitas penyimpanan, yakni 1TB yang dibanderol dengan harga $499 dan 2TB dengan harga $599 dan akan mulai dipasarkan pada pertengahan 2013 mendatang. Olive sendiri berencana memasarkan berbagai aksesoris untuk One seperti speaker dan invisible mounting.

BERITA TERKAIT

RI Bukukan Kontrak Dagang US$130 Juta Dengan Mesir

NERACA Jakarta – Indonesia membukukan kontrak dagang senilai 130 juta dolar AS sebagai tindak lanjut kegiatan misi dagang ke Mesir…

Jokowi Pimpin Negara dengan Bobot Governance yang Sangat Kuat dan Bagus - Menteri LHK

Jokowi Pimpin Negara dengan Bobot Governance yang Sangat Kuat dan Bagus Menteri LHK NERACA Bogor - Ribuan massa menghadiri acara…

DPD LPM Kota Sukabumi Kecewa Dengan Kegiatan Musrenbang

DPD LPM Kota Sukabumi Kecewa Dengan Kegiatan Musrenbang NERACA Sukabumi - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota…

BERITA LAINNYA DI TEKNOLOGI

Jelang Pilpres, 771 Konten Hoax Warnai Dunia Maya

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo)mengidentifikasi 771 hoax pada periode Agustus 2018 hingga Februari 2019 di jagat maya, paling banyak berkaitan…

Kebijakan Registrasi SIM Dinilai Rugikan Penjual Kartu Perdana

Dampak diterapkannya kebijakan registrasi kartu SIM prabayar oleh pemerintah lewat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) tahun lalu ternyata dinilai merugikan…

Pertengahan 2019, Kominfo Pastikan Semua Daerah Terakses Internet

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara mengatakan, pertengahan tahun 2019 tidak ada daerah di Indonesia yang tidak terakses dengan internet.…