Bergerak Tidak Wajar, BEI Kembali Suspensi Saham RIMO

Saham PT Rimo Catur Lestari Tbk (RIMO) bulak balik disuspensi, setelah sempat dibuka dan berikutnya saham RIMO kembali disuspensi. Informasi tersebut disampaikan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (20/12).

Dijelaskan, penghentian sementara atau suspensi saham RIMO dikarenakan terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan sebesar Rp65 atau 127,45%. Saham RIMO pada 5 Desember masih Rp51 dan pada 19 Desember sudah mencapai Rp116.

Sebelumnya, saham RIMO masuk dalam pengawasan BEI lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajaran. Terkait dengan hal tersebut, BEI meminta investor untuk memperhatikan jawaban Perseroan atas permintaan konfirmasi Bursa. Investor juga diminta untuk mencermati kinerja Perseroan dan keterbukaan informasinya. Perseroan juga diminta untuk mengkaji kembali rencana aksi korporasinya jika belum mendapat persetujuan RUPS. (bani)

BERITA TERKAIT

Konversi Saham Lunasi Utang - MNC Investama Agendakan Rights Issue

NERACA Jakarta – Cari pendanaan strategis guna mendukung ekspansi bisnis, PT MNC Investama Tbk (BHIT) berencana menambah modal dengan melakukan…

Memupuk Kembali Semangat Toleransi di Dalam Negeri

  Oleh : Arjuna Wiwaha, Mahasiswa Universitas Indonesia Perbedaan merupakan sesuatu yang wajar, dengan berbagai banyak pulau, Indonesia memiliki keanekaragaman…

Ditopang Sentimen Rupiah - Aksi Beli Investor Bikin IHSG Kembali Perkasa

NERACA Jakarta –  Di tengah terkoreksinya bursa regional Asia, justru sebaliknya indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (13/3)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Jumlah Investor di NTT Tumbuh Signifikan

Pengamat ekonomi, Dr James Adam mengemukakan, perkembangan investasi pasar modal di Provinsi Nusa Tenggara Timur menunjukkan kondisi yang menggembirakan dalam…

IHSG dan Nilai Kapitalisasi Tumbuh 1,22%

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) pekan kemarin tumbuh sebesar 1,22% ke…

Laba Multipolar Technology Turun 11,3%

Di tahun 2018, PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) mencatatkan laba bersih sebesar Rp99,66 miliar atau turun 11,3% dibanding periode yang…