Kenaikan ONH dari Tahun ke Tahun

Hingga kini masih banyak calon jamaah haji Indonesia yang tidak tahu persis ongkos naik haji (ONH) yang diberlakukan Kementerian Agama itu dipakai untuk apa saja. Jawaban petugas stand Kementerian Agama dalam The 4th Umrah, Hajj & International Tourism Fair 2012 saat ditanya tentang rincian komponen ONH adalah tidak tahu.

Dia hanya menyodorkan brosur tentang Pelayanan Ibadah Haji Reguler. Di brosur itu, secara umum menyebutkan berbagai pelayanan yang diterima jamaah haji setelah melunasi ONH atau Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). “Masyarakat berhak mendapat kejelasan dan keadilan dalam menanggung biaya haji, jadi bukan sekadar menerima berapa saja keputusan biaya yang harus ditanggung,” ujar Ledia Hanifa Amaliah, anggota Komisi VIII DPR.

Pelayanan itu meliputi tiga kelompok, yaitu saat berada di Tanah Air, di Saudi Arabia, dan pelayanan kesehatan. Saat masih berada di Tanah Air, calon jamaah akan mendapat bimbingan ibadah dan manasik (ritual) haji sebanyak 11 kali di tingkat kecamatandan empat kali di tingkat kota/kabupaten. Jamaah ditanggung akomodasinya selama berada di asrama haji embarkasi pemberangkatan, termasuk konsumsi, perlengkapan haji, termasuk gelang identitas. Para jamaah dikumpulkan dalam kelompok terbang (kloter) berdasarkan hubungan kekerabatan, kesukuan, dan wilayah tempat tinggal. Pemerintahlah yang mengurus paspor yang sudah dibayarkanvisanya.

Selama di Tanah Suci, jamaah Indonesia mendapat pemondokan dan konsumsi, biaya hidup (living cost) , transportasi ke Mekkah dan Medinah selama 8,5 hari, mendapat tenda dan konsumsi selama di padang Arafah dan Mina. Pemerintah Indonesia juga memberikan pelayanan kesehatan selama berada di sana. Jika sakit, perawatan dan pengobatan di rumah sakit hingga sembuh dan pemulangannya setelah dinyatakan sembuh ke Tanah Air.

BPIH atau ONH dari tahun ke tahun selalu naik. Pada 2012, ONH ditetapkan sebesar US$ 3.617 atau sekitar Rp 33.276.400 atau naik sebesar US$ 80 dari tahun lalu yang besarnya US$3.537. Ongkos itu dipakai untuk tiket pesawat berikut airport tax, biaya pemondokan Makkah sebesar US$846,77, pemondokan di Madinah US$161,29, serta living cost sebesar US$405.

Yang jadi persoalan sekarang adalah lamanya waktu pemberangkatan sejak calon jamaah haji mendaftarkan diri, membayar BPIH dengan setoran awal sebesar Rp 25 juta untuk tahun ini. “Di Jakarta, saat ini harus menunggu 7 tahun baru diberangkatkan, DIY lebih lama lagi, bisa 9-12 tahun,” tutur petugas Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) di stand Kementerian Agama pada The 4th Umrah, Hajj, & International Tourism 2012. (saksono)

BERITA TERKAIT

BRI Syariah Terima Pelunasan Biaya Haji dari 9.642 Jamaah

    NERACA   Jakarta - Sebanyak 9.642 calon jamaah haji melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) di BRI…

Kenaikan Gaji PNS Kuras Anggaran Rp2,6 Triliun

    NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan pemerintah akan mencairkan anggaran Rp2,66 triliun pada April…

Lebih dari 4 Ribu Santri Jadi Wirausaha Baru Dibina

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian hingga saat ini membina dan memberikan pelatihan tentang kewirausahaan kepada 4.720 santri. Program strategis yang…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

KUR, Energi Baru Bagi UKM di Sulsel

Semangat kewirausahaan tampaknya semakin membara di Sulawesi Selatan. Tengok saja, berdasarkan data yang dimiliki Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel,…

Obligasi Daerah Tergantung Kesiapan Pemda

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penerbitan obligasi daerah (municipal bond) tergantung pada kesiapan pemerintahan daerah karena OJK selaku regulator hanya…

Bank Mandiri Incar Laba Rp24,7 T di 2018

PT Bank Mandiri Persero Tbk mengincar pertumbuhan laba 10-20 persen (tahun ke tahun/yoy) atau sebesar Rp24,7 triliun pada 2018 dibanding…