Jaminkan Aset Tanah, Bakrie Life Diminta Jangan Cuma Janji

NERACA

Jakarta- PT Asuransi Jiwa Bakrie (Bakrie Life) berjanji untuk menyelesaikan kewajibannya membayar kerugian dana nasabah melalui penjaminan aset tanah seluas 77,4 hektar di Makassar dengan total nilai sekitar Rp420 miliar. “Aset itu akan dijual dan sedang dalam penyelesaian teknis di notaris, uangnya hanya untuk pelunasan nasabah bakrie life.” jelas Direktur Utama Bakrie Life, Timoer Sutanto di Jakarta kemarin.

Menurutnya, perseroan tengah mengupayakan agar surat-surat (pendaftaran) mengenai aset tersebut secara notaris dapat diselesaikan pada bulan ini. Alasannya, perseroan telah mendapat persetujuan dari pihak otoritas Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) sebelum nantinya beralih kepada Otoritas Jasa Keuangan. “Diharapkan bulan ini secara notaris beres,” ujarnya.

Timoer mengatakan, nilai aset yang dijaminkan perseroan akan dapat menutupi pelunasan utang kepada nasabah dari produk asuransi Diamond Investa. Setelah dilakukan pencatatan secara resmi tersebut, pihaknya sesegera mungkin melakukan proses jual. “Harapannya dapat diselesaikan tahun depan atau bahkan sesegera mungkin.” jelasnya.

Salah seorang perwakilan nasabah Bakrie Life, Yoseph mengatakan, sejauh ini nasabah optimistis dengan adanya penjaminan aset berupa tanah yang dilakukan oleh pihak Bakrie Life. Meskipun demikian, dia menegaskan agar adanya penjaminan aset tersebut tidak sekadar menjadi alibi untuk membayar kerugian nasabah. “Dikatakan targetnya tiga bulan, kalau bisa secepat mungkin. Tapi maaf kata, jangan sampai ini janji-janji lagi.” jelasnya.

Menurut Yoseph, apabila nantinya aset yang dijaminkan tersebut tidak dapat memenuhi kerugian nasabah, pihaknya akan meminta pemegang saham untuk tetap bertanggung jawab. “Ibaratnya jika penjualan tanah kurang dari kewajiban, harus ada suntikan dana lagi dari pemegang saham.” jelasnya.

Dalam mediasi yang dilakukan antara pihak Bakrie Life dan nasabah yang dihadiri pihak otoritas Bapepam-LK, lanjut dia, surat tersebut nantinya akan disimpan di bank kustodian oleh Bapepam-LK sehingga setiap nasabah yang akan mengambil dananya dapat diketahui dan mendapat persetujuan dari pihak otoritas.

Tuntut Bayar Bunga

Yoseph menambahkan, sejauh ini antarkedua belah pihak melakukan mediasi setiap dua minggu untuk mengetahui perkembangan dari penyelesaian kasus tersebut. Selain itu, pihaknya juga mengharapkan tidak hanya pelunasan dana nasabah tertanggung, namun juga pembayaran bunga. “Kita sebenarnya masih mengharapkan bunga dari penjualan ini kan kita gak dibayar, terakhir cicilan September 2010. Bunga dibayar November 2011.” jelasnya.

Langkah penjaminan aset tanah tersebut diambil setelah dilakukan negosiasi antara Bakrie Life dan Yoseph dan Linawati atas nama nasabah. Hal tersebut dimediasi oleh Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK). Aset tanah seluas 77,4 hektar terletak di Makassar, Sulawesi Selatan. Tanah ini sebenarnya dimiliki oleh Bakrie Capital Indonesia, pemegang saham Bakrie Life untuk melunasi utang kepada pelanggan.

Untuk informasi, Bakrie Life mengalami gagal bayar dana nasabah senilai Rp 360 miliar pada 2008 dan itu merupakan premi sekaligus investasi yang dihimpun dari ratusan nasabah pembeli produk Diamond Investa. Dari jumlah tersebut Bakrie Life sudah mengembalikan dana nasabah sebesar Rp 90 miliar. Bakrie Life masih ada kewajiban pengembalian dana sisa sebesar Rp 270 miliar yang wajib dibayarkan secara dicicil dalam tiga tahun berturut-turut. (lia)

BERITA TERKAIT

KPK Diminta Pantau KLHK Selidiki Pertambangan Bauksit

KPK Diminta Pantau KLHK Selidiki Pertambangan Bauksit   NERACA Tanjungpinang - Lembaga swadaya masyarakat (LSM) Kelompok Diskusi Anti 86 minta Komisi…

Pemerintah dan DPR Diminta Ubah Ketentuan Defisit APBN

      NERACA   Jakarta - Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Burhanuddin Abdullah menyarankan pemerintah dan DPR mengubah ketentuan…

Dibalik Aset Kelolaan Tumbuh 12% - Perayaan HUT BUMN Catatkan Rekor MURI

Rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan HUT ke21 BUMN juga dilakukan di Semarang, Jawa Tengah. Hal yang berbeda pada perayaan HUT…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pasca Pemilu 2019 - Trafik Layanan Data Ikut Terkerek Naik

NERACA Jakarta – Momentum pemilihan umum (Pemilu) menjadi berkah tersendiri bagi emiten operator telekomunikasi. Pasalnya, trafik layanan data mengalami pertumbuhan…

Pemilu Berjalan Damai - Pelaku Pasar Modal Merespon Positif

NERACA Jakarta – Pasca pemilihan umum (Pemilu) 2019, data perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan kemarin menunjukkan respon positif,…

Performance Kinerja Melorot - Mandom Royal Bagi Dividen Rp 84,45 Miliar

NERACA Jakarta – Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp…