Memilih dan Merancang Paket Umrah dan Haji Plus

Penyelenggara perjalanan wisata rohani Islami hanya membutuhkan adalah adanya kerjasama dalam hal pengadaan akomodasi, semisal hotel, transportasi, dan catering.

NERACA

Menjelang akhir tahun 2012, kalangan penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) yang jumlahnya mencapai 239 biro tengah berhitung untuk menyusun paket umrah, haji, dan perjalanan wisata islami untuk tahun depan.

Tiga organisasi penyelenggara haji dan umrah, yaitu Himpunan Muslim Penyelnggara Umrah dan Haji (Himpuh), Asosiasi Muslim Penyelenggaran Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri), dan Asosiasi Penyelenggara Umrah, Haji, dan In-Bound Indonesia (Asphurindo) secara bersama-sama menyelenggarakan Pameran Haji, Umrah, dan Wisata Internasional ke-4 (The 4th Umrah, Hajj, & International Tourism Fair) di Balai Sudirman, Jakarta, 19-21 Desember 2012.

Ada 50 perusahaan Timur Tengah dihadirkan. Mereka adalah para pengelola hotel papan atas, biro perjalanan, maupun perusahaan catering. Besarnya animo warga muslim Indonesia yang pergi haji, umrah dan melanjutkan perjalanan wisata rohani ke kawasan Timur Tengah yang tinggi, memancing makin banyak perusahaan Timur Tengah mengikuti pameran tahunan tersebut.

“Tahun lalu hanya 40 perusahaan, ini membuktikan bahwa industri umrah dan haji di Indonesia semakin berkembang,” kata Ketua Umum Himpuh H Baluki Ahmad. Terbukti, ini menurut Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia Mustofa Ibrahim Al Mubarak, jamaah haji Indonesia 2012 terbanyak dari seluruh dunia.

Baluki menjelaskan, keuntungan diadakannya acara itu adalah membantu para anggota Himpuh, Amphuri, dan Asphurindo menyusun program dan memperhitungkan biaya yang diperlukan untuk setiap paket haji plus, umrah, dan perjalanan wisata lainnya. Dengan langsung menjalin kerjasama dengan perusahaan di Timur tengah itu,diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kepada para jamaah. “Tidak ada lagi jamaah yang terlantar akibat penyelenggaraannya yang kurang profesional,” tutur Baluki.

Saat membuka pameran itu, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Anggito Abimanyu pun juga mewanti-wanti agar para biro bertindak secara profesional dan mentaati aturan main penyelenggaraan haji dan umrah.

“Bahkan, kami juga menyerahkan seluruh data penyelenggara ibadah haji khusus kepada Kedutaan Besar Arab Saudi agar ikut mengawasi mereka,” kata Anggito. Dalam data itu tak ada lagi biro yang sudah di-black list dan dicabut izinnya.

Paket Biaya

Kebanyakan biro di Indonesia menawarkan dua bntuk paket, yaitu paket biasa atau regular dan paket VIP. Yang membedakan kedua paket itu adalah kualitas layanannya. Misalnya, dengan paket VIP, jamaah bisa memilih hotel tempat menginap selama berada di Mekkah dan Madinah, maupun lokasi tenda saat berada di padang Arafah. Menginap di Makkah Clock Royal Tower dan di Raffles Makkah Palace tentu beda tarif dengan Makkah Hilton Tower.

Yang terang, paket perjalanan umrah dan haji itu sudah termasuk biaya lainnya seperti, setoran biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) jika memilih paket haji plus, tiket pesawat Jakarta-Jeddah dan Jeddah- Jakarta, transportasi darat dengan bus, ziarah di kota Mekkah dan Madinah, menu masakan Indonesia, air zam-zam 10 liter, perlengkapan haji, dan bagasi 30 kg.

"Pameran ini juga bisa menjadi sarana bagi mereka yang ingin belajar dan mulai berbisnis jasa umrah dan haji. Masyarakat juga bisa mencari informasi untuk mendapatkan paket umrah yang relatif terjangkau, dan yang penting mendapat jaminan " tutur Tenry Angka, komisaris Puspa Artha Gemilang.

Pameran yang diorganisasi Perfect Events yang berpusat di Jeddah bersama mitranya di Jakarta, yaitu Puspa juga diminati perusahaan dari Turki, Mesir, Uni Emirat Arab, Yerusalem, dan Spanyol. Perusahaan dari negeri di luar Saudi Arabia itu juga menawarkan paket wisata rohani karena negeri itu memiliki banyak tempat bernilai historis islami. Diperkirakan, sekurangnya 70% peserta pameran mendapat mitra dari para anggota Himpuh, Amphuri, dan Asphurindo. (saksono)

BERITA TERKAIT

Mengapa Ekspor dan Kenapa Risaukan Impor?

Oleh: Fauzi Aziz Pemerhati Ekonomi dan Industri   Ekspor dan impor sama pentingnya dalam perekonomian sebuah bangsa. Kita dididik take…

Pasca Dana Desa dan Kelurahan, Kini Muncul Dana Kecamatan

  NERACA   Jakarta – Dana desa dan dana kelurahan sudah digelontorkan oleh pemerintah, kini dana kecamatan ikut dikaji oleh…

Sinergi Kemenkop-IPB Kembangkan Technopreneur dan Socialpreneur

Sinergi Kemenkop-IPB Kembangkan Technopreneur dan Socialpreneur NERACA Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM bersinergi dan berkolaborasi dengan Institut Pertanian Bogor…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

KUR, Energi Baru Bagi UKM di Sulsel

Semangat kewirausahaan tampaknya semakin membara di Sulawesi Selatan. Tengok saja, berdasarkan data yang dimiliki Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel,…

Obligasi Daerah Tergantung Kesiapan Pemda

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penerbitan obligasi daerah (municipal bond) tergantung pada kesiapan pemerintahan daerah karena OJK selaku regulator hanya…

Bank Mandiri Incar Laba Rp24,7 T di 2018

PT Bank Mandiri Persero Tbk mengincar pertumbuhan laba 10-20 persen (tahun ke tahun/yoy) atau sebesar Rp24,7 triliun pada 2018 dibanding…