Ragam Pilihan Bimbel

Salah satu bisnis dengan trend yang masih bagus adalah bisnis bimbingan belajar. Pasalnya, kebutuhan siswa akan tambahan jam pelajaran dan target ujian nasional terus membuat usaha bimbingan belajar mengalami pertumbuhan yang signifikan.

Belum lagi dengan kebutuhan untuk menguasi satu bidang ilmu tertentu. Membuat prospek bisnis ini kian terbuka lebar. Apalagi saat ini, dimana suadh semakin tingginya minat dan kesadaran siswa dan orang tua terhadap perguruan tinggi yang mensyaratkan tes ketika memasukinya. Kontan, mereka (siswa) harus melakukan pendalaman materi untuk mencapainya.

Berbicara Bimbel atau kursus di Jakarta, secara garis besar dapat dipetakan menjadi tiga kelompok besar. Pertama, lembaga kursus yang concern memberi pengayaan materi pendidikan yang disampaikan di sekolah. Kedua, lembaga kursus yang membantu mengembangkan keahlian tertentu, seperti kemampuan bahas misalnya. Dan ketiga, tempat kursus yang mewadahi pengembangan hobi, seperti musik dan melukis.

Akibatnya, industri pendidikan memiliki perkembangan yang begitu pesat. Sebagai bukti, kini banyak konsep lembaga pendidikan nonformal yang sangat beragam, mulai dari ilmu sains, seni, dan bahasa.

“Semua itu berkembang sesuai dengan kebutuhan. Intinya, orangtua memiliki keinginan untuk melihat anak-anaknya dapat menguasai berbagai kemampuan, baik akademis maupun nonakademis. Tidak tepat kalau dikatakan tren semata,” tukas Juliani salah satu pemilik lembaga bahasa asing di Utara Jakarta.

Jakarta sendiri, sebagai kawasan yang diakui sebagai ceruk pasar bisnis menjadikan bidang pendidikan merupakan ladang bisnis yang cukup menggiurkan, sudah barang tentu persaingan bisnis ini di Jakarta berlangsung ketat.

Tak heran, jika persaingan yang terjadi tidak hanya antar lembaga sejenis, tetapi juga dengan lembaga yang berbeda jenis. Terutama antar lembaga Bimbel atau kursus yang bersifat mewadahi hobi. Mereka memliki segmen yang sangat berbeda.

Meski demikian, persaingan bisnis antar lembaga kursus atau Bimbel di Jakarta sejauh ini masih bersifat positif untuk memacu masing-masing lembaga kursus untuk memberikan kualitas dan pelayanan pendidikan yang terbaik sesuai yang dibutuhkan.

Latar belakang ekonomi dan kebutuhan pendidikan yang saling mendukung dengan sendirinya membuat bisnis lembaga kursus akan terus hidup. Pasalnya, perkembangan ilmu pengetahuan yang tidak pernah surut turut menciptakan peluang bisnis lembaga kursus atau les yang baru.

Ya, perkembangan ilmu pengetahuan, kini menjadi kebutuhan orangtua. Mereka menginginkan pendidikan terbaik bagi buah hatinya. Selain itu, kemampuan ekonomi yang mendukung, membuat prospek bisnis ini di kota besar seperti Jakarta sangat terbuka lebar.

Akibatnya, banyak pihak yang memprediksi kalau jumlah lembaga sejenis akan terus bertambah pesat beberapa tahun kedepan. Tentunya dengan berkaca pada masa sekarang ini, dimana pertumbuhannya cukup signifikan.

“Kalau melihat perkembangannya sekarang, khususnya berkaca pada Jakarta yah, sepertinya bisnis ini akan tetap cerah untuk 10 tahun mendatang. Di sisni saja (Utara Jakarta) banyak lembaga kursus yang baru buka,” tegas Juliani.

BERITA TERKAIT

Tingkatkan Daya Saing, ISC Beri Pelatihan Pada Pelaku UMKM

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) digadang-gadang menjadi pilot perekonomian Indonesia. Namun begitu masalah yang membelit para pelaku UMKM menjadikan usaha…

Wapres : Pengembangan UMKM Masuk dalam Draf Omnibus Law

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, pengembangan UMKM akan masuk dalam draf omnibus law karena membutuhkan payung hukum yang kuat. "Supaya…

Mencicipi Gurihnya Usaha Nasi Uduk Palagan

Siapa yang tidak suka nasi uduk? Makanan otentik Indonesia ini tentunya digemari banyak kalangan, rasanya yang gurih membuat nasi uduk…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Tingkatkan Daya Saing, ISC Beri Pelatihan Pada Pelaku UMKM

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) digadang-gadang menjadi pilot perekonomian Indonesia. Namun begitu masalah yang membelit para pelaku UMKM menjadikan usaha…

Wapres : Pengembangan UMKM Masuk dalam Draf Omnibus Law

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, pengembangan UMKM akan masuk dalam draf omnibus law karena membutuhkan payung hukum yang kuat. "Supaya…

Mencicipi Gurihnya Usaha Nasi Uduk Palagan

Siapa yang tidak suka nasi uduk? Makanan otentik Indonesia ini tentunya digemari banyak kalangan, rasanya yang gurih membuat nasi uduk…