Per September, Giro CIMB Niaga Tumbuh 20%

NERACA

Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk terus meningkatkan perolehan dana pihak ketiga (DPK), salah satunya, melalui pertumbuhan giro. Per 30 September 2012, CIMB Niaga berhasil meningkatkan pertumbuhan giro sebesar 20% menjadi Rp33,1 triliun, dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sebesar Rp27,61 triliun.

Samir Gupta, Direktur Consumer Banking CIMB Niaga mengatakan, nasabah korporasi masih memberikan kontribusi terbesar yaitu 87% terhadap total giro CIMB Niaga, sisanya berasal dari nasabah ritel/perorangan.

Adapun dari total giro korporasi, sekitar 70% merupakan giro berdenominasi rupiah, sedangkan 30% sisanya adalah giro valuta asing (valas). Sementara, untuk giro nasabah ritel/perorangan, 29% berdenominasi rupiah dan 71% merupakan giro valas.

Menurut Samir, CIMB Niaga terus berupaya memberikan layanan terbaik, yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Saat perusahaan membuka rekening giro, tentunya telah mempertimbangkan layanan apa yang disediakan oleh pihak bank untuk memenuhi kebutuhan perusahaan. Jadi, tidak semata karena rate yang ditawarkan saja.

“Berangkat dari kebutuhan tersebutlah, salah satu keunggulan yang kami tawarkan kepada nasabah giro CIMB Niaga adalah layanan dan produk cash management melalui sarana perbankan elektronik untuk korporasi berbasis internet, BizChannel@CIMB, dengan beragam produk yang bisa dimanfaatkan oleh nasabah,” jelas Samir di Jakarta, Senin (17/12).

Produk-produk yang tersedia bagi nasabah giro CIMB Niaga antara lain e-Tax Payment, yaitu layanan pembayaran pajak secara online baik untuk pajak non-impor maupun pajak impor, pembayaran rekening gaji (payroll) hingga layanan Gateway@CIMB host-to-host untuk perpindahan data secara realtime online.

Adapun layanan lainnya yaitu Virtual Account, satu jenis layanan bagi yang memiliki bisnis dengan transaksi penerimaan rutin dalam jumlah cukup banyak dan menginginkan kemudahan dalam pengidentifikasiannya.

Virtual Account merupakan solusi tepat untuk mempermudah proses rekonsiliasi penerimaan uang masuk sehingga likuiditas menjadi optimal dan tepat waktu. “Beragam produk dan layanan unggulan kami menjadi salah satu faktor pendorong atas peningkatan giro CIMB Niaga, di samping strategi lainnya yang menempatkan tenaga penjual khusus yang melayani nasabah giro,” terangnya. [rin]

BERITA TERKAIT

Intervensi Bank Sentral, Rupiah Sedikit Menguat

NERACA Jakarta  - Nilai tukar rupiah pada Senin (24/6) sore, bergerak di area positif atau menguat sebesar 62 poin menjadi…

Mandiri Dukung Wirausaha Kampus

NERACA Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk menggelar National Lecturer Series (NLS), yakni sebuah program kuliah umum yang ditujukan untuk…

OJK Resmi Cabut Izin Usaha AJN

NERACA Jakarta - Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) secara resmi mencabut izin usaha PT Asuransi Jiwa Nusantara (AJN)…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Bank Mandiri Bayar BP Jamsostek Debitur KUR Senilai Rp5 Miliar

  NERACA Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan terkait penyediaan asuransi perlindungan bagi debitur…

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Lakukan Penyesuaian Operasional

  NERACA Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta kepada seluruh lembaga di industri jasa keuangan untuk melakukan penyesuaian operasional…

Asuransi Generali Buka Kantor Agen di Jambi

  NERACA Jakarta - PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia meresmikan kantor keagenan baru di Kota Jambi dengan nama AG- Jambi All Star yang…