Modernisasi Alat, KARW Anggarkan Capex US$ 15 Juta

PT ICTSI Jasa Prima Tbk (KARW) menganggarkan belanja modal (capex) sebesar US$15 juta pada 2013. Kata Direktur Utama KARW, Lasmar L. Edullantes, belanja modal tersebut nantinya akan dialokasikan untuk pembelian alat serta perawatan mesin-mesin di Pelabuhan Tanjung Priok, “Adapun sumber pendanaan capex tersebut akan berasal dari pinjaman perbankan,”katanya di Jakarta, Senin (17/12).

Dia menjelaskan, nantinya belanja modal perseroan akan digunakan untuk melakukan modernisasi alat-alat dalam kegiatan peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok untuk mempermudah pekerjaan.

Selain itu, Lasmar juga berharap, dengan membeli dan merawat serta memperbaiki alat-alat tersebut, dapat membantu pekerja dalam melakukan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok milik perseroan, “Intinya kami ingin memberikan pelayanan yang memenuhi kebutuhan klien baik domestik maupun internasional yang nantinya bisa meningkatkan jumlah klien kami,”tegasnya (bani)

BERITA TERKAIT

Ekspor Rokok dan Cerutu Naik Hingga US$931,6 Juta

NERACA Jakarta – Industri Hasil Tembakau (IHT) merupakan salah satu sektor manufaktur yang mampu memberikan kontribusi besar terhadap penerimaan devisa,…

RI Bukukan Kontrak Dagang US$130 Juta Dengan Mesir

NERACA Jakarta – Indonesia membukukan kontrak dagang senilai 130 juta dolar AS sebagai tindak lanjut kegiatan misi dagang ke Mesir…

BLTA Raup Untung US$ 5,42 Juta

Sepanjang tahun 2018, PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) mencatatkan laba bersih sebesar US$ 5,42 juta atau membaik dibanding periode yang…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kedawung Bukukan Laba Rp 76,76 Miliar

PT Kedawung Setia Industri Tbk (KDSI) pada akhir  Desember  2018 mencatatkan laba bersih Rp76,76 miliar  atau naik 11,32% dibanding periode yang sama…

Penjualan Wahana Pronatural Naik 33,11%

Sepanjang tahun 2018, PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) mencatatkan penjualan sebesar Rp308,57 miliar pada 2018. Perolehan tersebut meningkat 33,11% dibandingkan dengan…

Kali Kedua Saham Onix Capital Disuspensi BEI

Lagi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan perdagangan saham PT Onix Capital Tbk (OCAP) akibat lonjakan harga. Ini adalah…