Agis Siapkan Akuisisi Tambang di Sumbar

PT Agis Tbk melalui anak perusahaannya, PT Agis Resources, telah menandatangani "Conditional Sale and Purchase Agreement" (CSPA)) untuk mengakuisisi mayoritas saham perusahaan pemilik konsesi pertambangan di Sumatera Barat.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Kata Sekretaris Perusahaan Agis, Mohammad Noor Syahriel, hasil dari penandatanganan tersebut, Agis Resources akan menjadi pemegang lebih dari 60% saham pada perusahaan pemilik konsesi pertambangan itu, “Adapun IUP pada konsesi pertambangan emas tersebut mencakup areal seluas lebih dari 2.500 hektar," katanya.

Dia menuturkan, dengan akuisisi tersebut maka Agis Resources akan menguasai dua tambang emas di Sumatera Barat. Penandatanganan CSPA ini merupakan langkah nyata Agis dalam melakukan upaya diversifikasinya ke sektor pertambangan menuju tahapan selanjutnya.

Diharapkan Agis Resources akan dapat segera memulai operasinya dalam bisnis pertambangan serta segera memberikan kontribusinya terhadap Agis. Agis Resources merupakan anak perusahaan hasil "joint venture" antara Agis dengan Fujian Xinjifu Enterprise Group Co. Ltd dari China.

Sebagai salah satu upaya Agis dalam mendiversifikasi bidang usahanya ke bidang sumber daya alam, Agis Resources akan fokus berinvestasi dan mengembangkan bisnis pertambangan yang prospektif di Indonesia.

Hal ini terwujud dengan dukungan tenaga ahli di bidang eksplorasi dan kontraktor pertambangan dari BUMN China. Selain itu, Agis Resources juga akan mengembangkan "steel smelting plant" (pabrik peleburan baja). (bani)

BERITA TERKAIT

Tiga Propinsi Ini Paling Rentan Terhadap Covid-19

Masifnya penyebaran virus corona (Covid-19) telah berdampak pada lemahnya perekonomian dalam negeri dan memberikan kekhawatiran para pelaku ekonomi. Berdasarkan Katadata…

Saham CARE Masuk Pengawasan BEI

Mempertimbangkan peningkatan harga saham di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA), perdagangan saham PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE)…

Darya Varia Raup Laba Rp 221,78 Miliar

PT Darya-Varia Laboratoria Tbk. (DVLA) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 221,78 miliar di 2019 atau tumbuh 10,53% dibandingkan tahun sebelumnya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Propinsi Ini Paling Rentan Terhadap Covid-19

Masifnya penyebaran virus corona (Covid-19) telah berdampak pada lemahnya perekonomian dalam negeri dan memberikan kekhawatiran para pelaku ekonomi. Berdasarkan Katadata…

Sentimen Stimulus Pemerintah - Laju IHSG Berhasil Balik Arah Ke Zona Hijau

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/4) kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup…

Latinusa Bukukan Untung US$ 2,68 Juta

NERACA Jakarta - Emiten pengolahan pelat timah PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) atau Latinusa membalikkan posisi rugi tahun lalu…