Penuhi Regulasi, Modal KSK di Atas Rp100 Miliar

NERACA

Jakarta - PT Asuransi KSK Indonesia (d/h PT Asuransi Kurnia Indonesia) secara resmi menanamkan modal dan membawa ekuitas sahamnya di atas Rp100 milliar. Hal tersebut bermaksud untuk memenuhi regulasi terbaru dari Menteri Keuangan (Menkeu), mengenai bidang perasuransian yang diharuskan mempunyai modal minimal sebesar Rp70 milliar pada 2009 dan Rp100 milliar di 2014.

Chief Executive Officer sekaligus Executive Director KSK Grup Berhad, Joanne Kua, mengatakan PT Asuransi KSK Indonesia memutuskan untuk menanamkan modal dengan melebihi batas minimum yang diharuskan agar dapat mempersiapkan pelebaran bisnis pada masa yang mendatang.

Efektifnya, kata dia, rasio kecukupan modal asuransi (risk based capital/RBC) perseroan telah berhasil naik di atas batas 500% dari penanaman modal. Dengan posisi keuangan yang kuat, saat ini, Asuransi KSK mencoba untuk mencapai rencana pengembangan bisnis di Indonesia.

Mereka akan mengembangkan beberapa nilai penting, yang secara garis besar terdapat di dalam servis, fondasi teknologi informasi, dan produk yang inovatif. Bersama dengan seluruh bagian dari tim, Asuransi KSK sangat optimis terhadap masa depannya di Indonesia.

Sebagai nilai tambah, posisi ekuitas perseroan yang kuat membuat Asuransi KSK Indonesia yakin dan siap untuk mengadakan partnership dengan lembaga keuangan dan distribusi alternatif untuk mengisi lumbung uang yang dapat mendukung pertumbuhan negara.

“Asuransi KSK merupakan suatu perusahaan yang selalu percaya pada pangsa pasar di Indonesia dan pemenuhan penanaman modal pada baru-baru ini menunjukan keseriusan serta kepercayaan kami terhadap potensi pertumbuhkan yang ditawarkan Indonesia,” ujar Joanne, melalui keterangan tertulis yang diterima Neraca di Jakarta, Kamis (13/12).

Dengan demikian, pihaknya optimis mendapatkan pemasukan Rp200 milliar pada akhir 2013. PT Asuransi Kurnia Indonesia merupakan perusahaan yang baru-baru ini melakukan proses re-branding­, yang dilakukan dengan mengikuti wilayah lain terdahulu, yaitu Malaysia dan Thailand. Selanjutnya, PT Asuransi KSK Indonesia sedang mempersiapkan kampanye yang akan dilakukan pada awal tahun depan. [ardi]

BERITA TERKAIT

Ekonomi Global Melambat - Fund Rising di Pasar Modal Masih Rendah

NERACA Jakarta – Kendatipun minat perusahaan untuk mencatatkan sahamnya di pasar modal cukup besar dan berbagai aksi korporasi berupa penerbitan…

Pangkas Beban Utang - Sidomulyo Cari Modal Lewat Rights Issue

NERACA Jakarta -Perusahaan jasa angkutan kimia PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) berencana mencari pendanaan di pasar modal lewat aksi korporasi…

BPII Terima Dividen Tunai Rp 12,99 Miliar

PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) pada tanggal 12 Juni 2019 memperoleh dividen tunai tahun buku 2018 sebesar Rp12,99 miliar…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BCA akan Merger Bank Royal dengan Anak Usaha Syariah

  NERACA   Jakarta - PT. Bank Central Asia Tbk mengungkapkan akan memerger atau menggabungkan anak usahanya PT. BCA Syariah…

Perang Dagang Diyakini Tak Gerus Pertumbuhan Kredit

      NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meyakini peningkatan perang dagang antara Amerika Serikat (AS)…

BI akan Melakukan Penyesuaian Kebijakan Moneter

    NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai Bank Indonesia (BI) akan melakukan penyesuaian kebijakan moneter…