WIKA Serahkan Aset Rp 43,828 Miliar Ke Wika Realty - Kembangkan Bisnis Vila di Bali

NERACA

Jakarta – Guna mendukung bisnis properti, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menyerahkan pengelolaan aset properti berupa tanah yang berada di Tabanan, Bali, seluas 12.174 meter persegi senilai Rp43,828 miliar kepada anak perusahaannya, PT Wika Realty.

Sekretaris Perusahaan Natal Argawan mengatakan, penyerahan aset ini dalam rangka kerja sama operasi (KSO) pengembangan dan pengelolaan lahan Bali menjadi vila atau "condotel", “Nantinya, Wika Realty akan menggunakan kas internal serta fasilitas kredit perbankan untuk membiayai pembangunan proyek tersebut.”katanya di Jakarta, Kamis (13/12).

Rencananya, perseroan akan menerima pembayaran dari nilai tanah paling lambat setiap akhir tahun berdasarkan unit vila yang telah terjual. Selain selain menerima pembayaran nilai tanah, perseroan dan Wika Realty sepakat melakukan pembagian keuntungan dan beban kerugian secara proposional.

Soal kerugian yang menjadi bagian perseroan, kayta Natal Argawan, akan dipotongkan langsung dari pembayaran nilai tanah yang akan diterima pada saat yang bersamaan, sedangkan beban kerugian yang menjadi bagian Wika Realty, maka Wika Realty berkewajiban untuk melakukan penyetoran secara tunai, “Kami juga sepakat tanah di Bali ini dapat dijadikan jaminan dalam rangka pinjaman kredit konstruksi pada lembaga perbankan yang diajukan Wika Realty," imbuhnya.

Disebutkan, nilai transaksi antara WIKA dan Wika Realty apabila dibandingkan dengan ekuitas perseroan per 31 Desember 2012, yakni Rp2,219 triliun, maka nilai transaksinya sama dengan 1,97% dari ekuitas perseroan sehingga tidak termasuk dalam transaksi material.

Diakuinya, perjanjian antara WIKA dan Wika Realty berlaku selama tiga tahun sejak ditandatanganinya perjanjian atau sampai dengan unit vila atau "condotel" habis terjual dan telah dilakukan serah terima unit vila atau "condotel" kepada konsumen.

Dia menilai transaksi tersebut dalam rangka pengembangan usaha serta peningkatan kinerja usaha dan keuangan perseroan secara berkesinambungan. Transaksi ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat berupa pembagian laba dari hasil kerja sama, serta adanya pengembalian investasi sebesar nilai tanah yang diinvestasikan.

Asal tahu saja, Wika Realty merupakan anak perusahaan yang 85,26% sahamnya dimiliki perseroan. (bani)

BERITA TERKAIT

Agresif Investasi di Sektor Energi - Tahun Ini, WIKA Targetkan Laba Rp 3,01 Triliun

NERACA Jakarta – Seiring pertumbuhan target kontrak baru di tahun 2019, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) juga menargetkan pertumbuhan…

Siapkan Investasi Rp 50 Triliun - Crown Kembangkan Proyek di Luar Sydney

NERACA Jakarta –Setelah sukses meluncurkan proyek baru yang ikonik di Sydney yaitu Eastlakes Live dengan nilai investasi Rp 10 triliun,…

Kunjungi Sulteng, Forkom Koperasi Serahkan Bantuan Ke Pengungsi Korban Tsunami

Kunjungi Sulteng, Forkom Koperasi Serahkan Bantuan Ke Pengungsi Korban Tsunami NERACA Palu - Sejumlah perwakilan dari Forum Komunikasi Koperasi Besar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di Sumut Masuk 10 Besar

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) mengungkapkan, transaksi investor pasar modal di Sumut masuk 10 besar nasional…

IPCC Serap Dana IPO Rp 525,28 Miliar

Sejak mencatatkan saham perdananya di pasar modal tahun kemarin, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC) telah memakai dana penawaran umum…

Armada Berjaya Bidik Dana IPO Rp39 Miliar

Satu lagi perusahaan yang bakal IPO di kuartal pertama tahun ini adalah PT Armada Berjaya Trans Tbk. Perusahaan yang bergerak…