Ekspansi Usaha, Gajah Tunggal Terbitkan Notes US$ 500 Juta

Produsen ban, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) berencana menerbitkan notes senilai US$500 juta. Penerbitan notes itu untuk pembelian kembali obligasi awal yang telah diperoleh dan ekpansi usaha perseroan.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam prospektusnya, kemarin. Disebutkan, perseroan akan menggunakan penerbitan obligasi itu untuk membiayai pembelian kembali obligasi awal yang telah diterbitkan oleh GT 2005 Bond B.V, selaku anak perusahaan dan sisanya dipergunakan untuk modal kerja perseroan seperti ekspansi fasilitas produksi ban TBR. Selain itu, dana penerbitan obligasi itu untuk keperluan lainnya.

Suku bunga notes itu maksimum sebesar 10% per tahun. Untuk jatuh tempo pembayaran bunga setiap enam bulan. Adapun jaminan notes ini akan dijamin secara khusus dengan harta kekayaan perseroan yang nilai maksimum penjaminannya sebesar jumlah pokok notes. (bani)

BERITA TERKAIT

Tiga Propinsi Ini Paling Rentan Terhadap Covid-19

Masifnya penyebaran virus corona (Covid-19) telah berdampak pada lemahnya perekonomian dalam negeri dan memberikan kekhawatiran para pelaku ekonomi. Berdasarkan Katadata…

Saham CARE Masuk Pengawasan BEI

Mempertimbangkan peningkatan harga saham di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA), perdagangan saham PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE)…

Darya Varia Raup Laba Rp 221,78 Miliar

PT Darya-Varia Laboratoria Tbk. (DVLA) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 221,78 miliar di 2019 atau tumbuh 10,53% dibandingkan tahun sebelumnya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Propinsi Ini Paling Rentan Terhadap Covid-19

Masifnya penyebaran virus corona (Covid-19) telah berdampak pada lemahnya perekonomian dalam negeri dan memberikan kekhawatiran para pelaku ekonomi. Berdasarkan Katadata…

Sentimen Stimulus Pemerintah - Laju IHSG Berhasil Balik Arah Ke Zona Hijau

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/4) kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup…

Latinusa Bukukan Untung US$ 2,68 Juta

NERACA Jakarta - Emiten pengolahan pelat timah PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) atau Latinusa membalikkan posisi rugi tahun lalu…