Doku-Samsung Card Kerja Sama Easy Pay

NERACA

Jakarta - Doku, perusahaan lokal penyedia layanan pembayaran online terkemuka di Indonesia, menandatangani perjanjian kerja sama dengan Samsung Card, yang merupakan perusahaan kartu kredit terkemuka di Korea Selatan.

“Penandatanganan kerja sama ini menandai dimulainya kerjasama strategis antara Doku dan Samsung Card, di mana Doku akan mengintegrasikan solusi “Easy Pay” (layanan otentikasi pembayaran online di Korea) milik Samsung Card ke dalam sistem pembayaran online,” kata Chief Executive Officer (CEO) Doku, Thong Sennelius, dalam rilisnya yang diterima Neraca, Rabu (12/12).

Sennelius juga menjelaskan, layanan “Easy Pay” yang telah dipantenkan baru-baru ini merupakan yang layanan kartu kredit pertama yang menerima paten di Korea dengan total 1,2 juta pengguna terdaftar sejak 2010.

“Mulai tahun depan, pengguna layanan Doku di tanah air dapat bertransaksi dan melakukan pembayaran online dengan lebih mudah, nyaman dan aman di merchant-merchant online berlogo Doku,” jelasnya.

Lebih lanjut dia menuturkan, bahwa kerja sama strategis dengan Samsung Card ini merupakan salah satu dari banyak strategi yang Doku lakukan untuk meningkatkan layanan pembayaran online, di mana pengguna layanan Doku dapat nyaman bertransaksi dan semakin mudah melakukan pembayaran online dengan aman.

“Kami menyambut baik kerjasama dengan pihak Samsung Card dan berharap dapat segera meluncurkan solusi terintegrasi ini, sehingga kami dapat memberikan layanan yang lebih baik lagi,” tambahnya.

Sementara Head of Mobile Samsung Card, Kenneth Kyewan Jeon, menambahkan kerja sama dengan Doku ini mengawali langkah Samsung Card untuk menjajaki kesempatan-kesempatan serupa secara berkesinambungan, di mana kami dapat meyebarkan keahlian yang kami miliki ke pasar-pasar di Asia, terutama di negara-negara dengan akses geografis dan latar belakang budaya yang serupa.

Melalui perjanjian kerja sama ini, Doku akan menerima serangkaian arahan teknis dan operasional dari tim Samsung Card seputar desain, pengembangan sistem, manajemen keamanan dan hal-hal lainnya yang berhubungan dengan solusi “Easy Pay.”

“Setelah diintegrasikan dan disesuaikan dengan sistem dan kondisi pasar di Indonesia, Doku diharapkan dapat secara resmi meluncurkan solusi terintegrasi ini di Indonesia awal tahun depan. Kerjasama ini membuktikan keunggulan Samsung Card dari sisi teknis dan keahlian operasional di industri pembayaran online yang telah berhasil menjangkau pasar lain di luar Korea,” jelasnya.

Kemudian Kenneth memaparkan, Samsung Card telah berhasil menjaring lebih dari satu juta pengguna “Easy Pay” dalam jangka waktu dua tahun sejak diluncurkan. Saat ini, Samsung Card telah mengoperasikan layanannya dengan sistem keamanan yang mumpuni, seperti dengan penggunaan password sekali pakai (One Time Password/OTP).

“Awalnya, layanan Easy Pay diterapkan untuk online dan mobile commerce, namun saat ini telah berkembang dan merambah ke area yang lebih luas, seperti “Easy Pay” untuk Samsung Smart TV sejak November tahun lalu,” ungkap dia. [mohar]

BERITA TERKAIT

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi NERACA Denpasar - Sebanyak 12 lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat secara ilegal di…

Farad Cryptoken Merambah Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta-Sebuah mata uang digital baru (kriptografi) yang dikenal dengan Farad Cryptoken (“FRD”) mulai diperkenalkan ke masyarakat Indonesia melalui…

OJK: Kewenangan Satgas Waspada Iinvestasi Diperkuat

NERACA Bogor-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi dapat diperkuat kewenangannya dalam melaksanakan tugas pengawasan, dengan payung…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Kena Dampak Covid 19, AAJI Minta Diizinkan Jual PAYDI Secara Online

    NERACA   Jakarta - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengizinkan Produk Asuransi…

Bank Mandiri Bayar BP Jamsostek Debitur KUR Senilai Rp5 Miliar

  NERACA Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan terkait penyediaan asuransi perlindungan bagi debitur…

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Lakukan Penyesuaian Operasional

  NERACA Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta kepada seluruh lembaga di industri jasa keuangan untuk melakukan penyesuaian operasional…