Perlukah Menggunakan Jasa Broker? - Menjual Properti

Banyak kita jumpai rumah kosong yang dipasangi spanduk yang berisi tulisan Dijual, Hubungi A dengan nomor telepon sekian. Di sisi lain dari spanduk itu terdapat logo perusahaan broker atau istilah lain dari makelar properti. Dengan menggunakan jasa broker tersebut, diharapkan rumah kita cepat terjual.

Ada sejumlah keuntungan kita memakai jasa broker. Tapi tentu harus berhati-hati menggunakan jasa pemasaran mereka. Keuntungan yang kita harapkan dengan kehadiran broker adalah memperluas jaringan pemasaran, tak repot mengurus proses transaksi, mengurangi biaya yang tak perlu, termasuk membuat spanduk dan brosur-brosur. Biasanya jasa atau komisi untuk sang broker besarnya 2,5-3,5% dari harga jual.

Yang harus dicermati dalam memilih broker antara lain, apakah merupakan grup broker properti yang bonafit. Hal itu ditandanya dengan banyaknya kantor dan jaringan pemasaran yang representatif, memiliki aturan perjanjian kerjasama yang professional, perjanjian pemasaran harus ditentukan batas waktunya. Jika properti atau rumah terjual dalam batas waktu perjanjian pemasaran, sang broker berhak atas komisi tersebut.

Agar tak menyesal di kemudian hari, kontrak kerjasama pemasaran itu harus memuat hak dan kewajiban para pihak, termasuk siapa yang menangani iklan, menemui calon pembeli, serta biaya-biaya yang harus dikeluarkan, termasuk besarnya komisi. Jangka waktu perjanjian harus ditetapkan menyangkut kewajiban kita memberikan komisi kepada broker. Perlu pula diatur, jika rumah terjual di luar masa perjanjian, tapi oleh pembeli yang namanya dilaporkan sang broker sebelum masa kerjasama berakhir .

Ada dua yang fatal yang jangan dilepas, yaitu penetapan harga jual dan dokumen asli. Kedua hal itu harus anda pegang, jangan sekali-kali diserahkan ke broker. Yang lebih murah, jelas kita pasarkan sendiri. Depan rumah cukup kita beri tulisan: DIJUAL, HUBUNGI A TELP xxxxxxxxxxxx. Tak perlu mengeluarkan komisi buat makelar. (saksono)

BERITA TERKAIT

Mencari Solusi Bagi Masyarakat Berpenghasilan Minim Bisa Beli Rumah

Mencari Solusi Bagi Masyarakat Berpenghasilan Minim Bisa Beli Rumah    NERACA Jakarta - Memiliki rumah yang nyaman dan indah merupakan impian…

Program Sejuta Rumah Capai 115.590 Unit Triwulan I-2020

Program Sejuta Rumah Capai 115.590 Unit Triwulan I-2020    NERACA Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan bahwa…

Sindeli Komit Bangun Superblok JKT Living Star di Jakarta Timur

Sindeli Komit Bangun Superblok JKT Living Star di Jakarta Timur    NERACA Jakarta - Manajemen PT Sindeli Propertindo Abadi berkomitmen membangun…

BERITA LAINNYA DI HUNIAN

Berharap Iklim Lebih Pasti untuk Rumah Rakyat

Berharap Iklim Lebih Pasti untuk Rumah Rakyat   NERACA Jakarta - Memiliki rumah serba terjangkau tentunya menjadi impian semua warga Indonesia.…

Pengembang Optimistis Pasar Hunian Premium di Semarang Akan Tumbuh

Pengembang Optimistis Pasar Hunian Premium di Semarang Akan Tumbuh   NERACA Semarang - Pengembang perumahan di Kota Semarang optimistis pasar rumah…

Ciputra Hadirkan Apartemen Seharga Rp300 Juta di Ciracas

Ciputra Hadirkan Apartemen Seharga Rp300 Juta di Ciracas   NERACA Jakarta - Ciputra Group bekerja sama dengan Trisula Corporation dan Asia…