Tingkatkan Produksi, Trisula Moderinisasi IT Senilai US$ 150 Ribu

NERACA

Jakarta – Dalam rangka meningkatkan produktifitas, perusahaan garmen PT Trisula Internasional Tbk mengandeng perusahaan Microsoft untuk pengembangan sistem teknologi informasi (IT) perusahaan. Dimana untuk pengembangan IT tersebut, perseroan mengalokasikan dana sebesar US$ 150 ribu.

Direktur Utama PT Trisula Internasional Tbk (TRIS) Lisa Tjahjadi mengatakan, kerjasama dengan Microsoft ini dimaksudkan untuk memperkuat sistem IT perseroan ditengah pesatnya pertumbuhan retail perseroan, “Aplikasi IT tersebut nantinya akan menghubungkan semua ritel perseroan sehingga kontrol operasionalnya dapat terpusat, “katanya di Jakarta, Selasa (11/12).

Menurutnya, dengan bertambahnya toko retail milik perseroan diperlukan langkah antisipasi melalui moderinisasi IT sebagai sistem kontrol yang terpadu dan efisien, “Kita harus merubah sistem IT dan kita percayakan Microsoft untuk menyiapkan aplikasi sebagai solusi sistem IT kita, guna memantau perkembangan bisnis kita, juga persaingan ke depan," ujarnya.

Saat ini, jumlah ritel perseroan telah mencapai 226 toko pergerai. Angka tersebut mendekati target tahun 2012 yang ditargetkan sebanyak 230 toko pergerai. Sementara untuk tahun 2013, perseroan menargetkan jumlah ritel baik toko pergerai menjadi 270 buah. Adapun proyek kerjasama dengan PT Microsoft Indonesia, yang dinamai "Keep The Promise" itu, telah dimulai sejak 1 November 2012 dan diharapkan aplikasinya dapat dioperasikan Perseroan pada April 2013.

Business Solution PT Microsoft Indonesia, Galib Machri mengatakan, dukungan aplikasi yang disiapkan akan menghubungkan antara toko pergerai, back office dan manajemen.

Melalui integrasi jaringan, manajemen dapat mengontrol perkembagan secara real time baik penjualan, stok setiap toko pergerai, atau aktifitas bazar yang digelar perseroan, “Di saat ini ongkos buruh meningkat, jadi cara kerja perusahaan harus efektif sehingga dapat mengambil keputusan yang tepat dan akurat. Maka butuh informasi yang cepat dari perkembangan penjualan, stok, dan kegiatna bazaar misalnya, sehingga visibility trasanksi bisa dikontrol, juga bisa memantau dan mengetahui mana saja SPG (salaes promotion girl) yang perform dan tidak perform,”ujarnya.

Sementara Corporate Secretary PT Trisula Internasional Tbk, Marcus Brotoatmodjo menambahkan, kenaikan upah minimum buruh saat ini memang berdampak pada jasa SPG yang memasarkan produk Perseroan.

Maka dari itu, perseroan butuh kiat khusus intuk meningkatkan produktifitas melalui masukan informasi sebanyak-banyaknya via sistem IT yang baik, sehigga dapat direspon secara cepat.

Tambah Brand Baru

Selain itu, dalam rangka meningkatkan penjualan, perseroan bakal menggandeng brand baru pada tahun depan. Terkait dengan rencana kerja 2013, perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 15% dari perolehan tahun ini.

Adapun segmen ritel masih akan mendominasi penjualan dengan kontribusi sebesar 79%. Adapun untuk kepentingan penambahan brand baru tersebut perseroan telah menyiapkan investasi sekitar Rp 15-20 miliar. Sebagai informasi, perseroan masih mengantongi fasilitas pinjaman bank senilai Rp 15 miliar.

Hingga September 2012, penjualan perseroan tercatat sebesar Rp 403milliar, tumbuh 14% dari periode yang sama di tahun 2011. Kenaikan ini diiringi dengan pencatatan laba bersih sebesar Rp 21,6 milliar di periode yang sama, atau peningkatan sebesar 41% dari September 2011. Akhir tahun ini, perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan meningkat sebesar 18% dan mengharapkan kenaikan laba bersih lebih dari 41%. (bani)

BERITA TERKAIT

DKP Sulteng: - Bantu UMKM Korban Bencana Produksi Baberi

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Tengah (Sulteng) pada 2019 akan menyalurkan paket bantuan kepada kelompok usaha mikro kecil dan…

Tingkatkan Kualitas SDM - Antam Fasilitasi Warga Sangau Ujian Paket C

Sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan, PT Aneka Tambang Tbk unit Bisnis Pertambangan-Bauksit Tayan memfasilitasi 13 warga Kecamatan Tayan dan…

Pemeliharaan Larona Canal - INCO Pangkas Target Bawah Produksi Nikel

NERACA Jakarta – Mempertimbangkan adanya pemeliharaan Larona Canal Relining, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) merevisi target produksi nikel dari 76.000…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pasca Pemilu 2019 - Trafik Layanan Data Ikut Terkerek Naik

NERACA Jakarta – Momentum pemilihan umum (Pemilu) menjadi berkah tersendiri bagi emiten operator telekomunikasi. Pasalnya, trafik layanan data mengalami pertumbuhan…

Pemilu Berjalan Damai - Pelaku Pasar Modal Merespon Positif

NERACA Jakarta – Pasca pemilihan umum (Pemilu) 2019, data perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan kemarin menunjukkan respon positif,…

Performance Kinerja Melorot - Mandom Royal Bagi Dividen Rp 84,45 Miliar

NERACA Jakarta – Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp…