Saham Rimo Catur Lestari Dalam Pengawasan BEI

Lantaran bergerak tidak wajar diluar kebiasaan, kini saham PT Rimo Catur Lestari Tbk (RIMO) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) atau Unusual Market Activity (UMA). Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (11/12).

BEI telah meminta konfirmasi ke perseroan pada 6 Desember 2012. Pada perdagangan sesi I kemarin, saham RIMO menguat 2,08% ke 98. Pada penutupan perdagangan 3 Desember 2012, saham RIMO masih berada di level 52.

Terkait dengan hal tersebut, BEI meminta investor untuk memperhatikan jawaban Perseroan atas permintaan konfirmasi Bursa. Investor juga diminta untuk mencermati kinerja Perseroan dan keterbukaan informasinya. Perseroan juga diminta untuk mengkaji kembali rencana aksi korporasinya jika belum mendapat persetujuan RUPS. (bani)

BERITA TERKAIT

Repower Asia Gelar Peduli Tangkal Covid-19

Dalam rangka mendukung pemerintah menangkal penyebaran virus Covid-19, PT Repower Asia Indonesia Tbk (Repower) tidak hanya memberlakukan partial Work From…

CLEO Buyback Saham Sebesar Rp 35 Miliar

Emiten produsen minuman kemasaran, PT Sariguna Primatirta Tbk. (CLEO) mengumumkan akan melakukan pembelian saham kembali atau buyback ditengah kondisi pasar…

BEI Tutup Kantor Perwakilan di Sumut

Bertujuan untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19), PT Bursa Efek Indonesia memutuskan untuk menutup sementara kantor perwakilana Sumatera Utara (Sumut)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Optimalisasi Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK Lewat Aplikasi SIPTL

Dalam pengelolaan negara, prinsip akuntabilitas dan transparansi menjadi hal mutlak guna mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat dan termasuk mencegah adanya potensi…

Bidik Dana IPO Rp 150 Miliar - Bumi Benowo Tambah Land Bank di Gresik

NERACA Jakarta – Di tengah kondisi pasar saham yang lesu, minat perusahaan untuk mencatatkan saham perdananya di pasar modal masih…

Penjualan Alat Berat UNTR Masih Terkoreksi

NERACA Jakarta – Penjualan alat berat PT United Tractors Tbk (UNTR) di awal tahun ini masih terkoreksi seiring dengan lesunya…