Tahun Depan, Intraco Targetkan Penjualan Tumbuh 25%

Perusahaan distrisbusi alat berat, PT Intraco Penta Tbk (INTA) menargetkan pertumbuhan penjualan 2013 mencapai 15%-25% atau tidak terlalu tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Direktur Utama PT Intraco Penta Tbk, Petrus Halim mengatakan, target pertumbuhan penjualan sebesar25% tahun depan harus disikapi dengan optimis, tetapi juga hati-hati, “Kita targetkan pertumbuhan penjualan di kisaran 15%-25% pada 2013, tidak seperti pertumbuhan dalam lima tahun terakhir,"katanya di Jakarta kemarin.

Menurut Petrus, penjualan alat berat ke sektor pertambangan relatif masih kurang baik. Oleh karena itu penjualan alat berat akan diimbagi dari sektor konstruksi dan perkebunan. Meski begitu, penjualan alat berat ke sektor pertambangan kemungkinan masih dominan. Kira-kira penjualan alat berat ke sektor pertambangan sekitar 50% pada tahun depan, kalau dulu bisa mencapai 80%," paparnya.

Perseroan juga diperkirakan akan mengurangi belanja modal pada 2013. Petrus menuturkan, pihaknya masih menghitung total belanja modal pada tahun depan. Sebelumnya perseroan telah menganggarkan belanja modal sekitar US$3 juta-US$5 juta. Petrus juga menambahkan, pihaknya masih mengkaji untuk menerbitkan obligasi. "Kami lihat situasi pasar dulu," tutur Petrus.

Hingga September 2012, perseroan mencatatkan penurunan laba bersih tahun berjalan ke pemilik entitas induk menjadi Rp42,34 miliar dari periode sama sebelumnya Rp78,08 miliar. Pendapatan usaha perseroan naik tipis menjadi Rp2,07 triliun hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp2,06 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Bank Mandiri Targetkan Transaksi Digital Tumbuh 30%

      NERACA   Jakarta – SEVP Consumer and Transaction PT Bank Mandiri (Persero) Jasmin menargetkan transaksi digital melalui…

Bangun Pabrik di Jawa Tengah - PBID Targetkan Konstruksi Kuartal 1/2019

NERACA Jakarta – Rencana pembangunan pabrik baru di Jawa Tengah, terus di kejar progresnya oleh PT Panca Budi Idaman Tbk…

Dongkrak Penjualan - Passpod Gandeng Tokopedia dan LOKET

NERACA Jakarta - Perluas penetrasi pasar untuk mengerek pertumbuhan penjualan, PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) atau lebih dikenal Passpod…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Harga Saham Melorot Tajam - Saham Cottonindo Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta - Perdagangan saham PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena mengalami…

Kuras Kocek Rp 460,38 Miliar - TBIG Realisasikan Buyback 96,21 Juta Saham

NERACA Jakarta - Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) telah membeli kembali atau buyback saham dari…

KINO Akuisisi Kino Food Rp 74,88 Miliar

PT Kino Indonesia Tbk (KINO) akan menjadi pemegang saham pengendali PT Kino Food Indonesia. Rencana itu tertuang dalam perjanjian Jual…