Tingkatkan Modal, Artha Graha Gelar Rights Issue - Targetkan Kredit Rp 17,4 Triliun

NERACA

Jakarta – Tingkatkan permodalan, PT Bank Artha Graha Tbk (INPC) akan melakukan Penawaran Umum Terbatas IV (Rights Issue) sebanyak 4.513.198.014 saham dengan harga penawaran sebesar Rp111 per saham.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin. Disebutkan, nantinya perseroan akan memperoleh dana sebesar Rp 500,96 miliar. Hasil dari aksi ini akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan sebagai kerja untuk ekspansi usaha, diantaranya disalurkan dalam aset produktif berupa penyaluran kredit.

Rencananya, awal pelaksanaan perdagangan saham rights issue diperkirakan akan dilakukan mulai tanggal 21 Desember dan akan selesai pada tanggal 22 Januari 2013. Selain itu, perseroan juga memproyeksikan mampu menyalurkan kredit sebesar Rp 14,5 triliun.

Perseroan juga menargetkan dapat meningkatkan penyaluran kredit menjadi Rp 17,4 triliun pada tahun 2013 atau meningkat 20% dari tahun 2012. Sementara, total aset di akhir tahun ini akan sebesar Rp20,7 triliun dan pada tahun 2013 ditargetkan dapat mencapai Rp23,7 triliun atau tumbuh sebesar 14,6%.

Sebelumnya, disebutkan pula saham yang berasal dari HMETD itu sebesar 34,48% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh setelah pelaksanaan HMETD. Perseroan juga menawarkan waran seri I sebanyak-banyaknya 2,70 miliar dalam rights issue ini.

Jumlah dilusi kepemilikan setelah seluruh waran seri I dilaksanakan sebesar 45,71%. Bila saham yang ditawarkan dalam rangka rights issue tidak seluruhnya diambil oleh pemegang HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya, sebagaimana tercantum dalam sertifikat bukti HMETD secara proporsional berdasarkan hak yang telah dilaksanakan.

Jika setelah dialokasikan masih terdapat sisa saham yang belum dikeluarkan, maka sisa saham tersebut tidak dikeluarkan oleh perseroan dan tetap dalam portepel perseroan. Sebelumnya, ada PT Bank Permata Tbk (BNLI) yang juga akan melakukan penawaran umum terbatas (PUT) V untuk peningkatan modal. Direktur Keuangan Bank Permata Giridhar S Varadachari pernah mengatakan, dengan PUT nantinya perseroan dapat meningkatlkan modal dan memperkuat posisi modal inti (Tier-1 capital) untuk mendukung ekspansi usaha, “Melalui PUT V ini, Bank Permata akan mengeluarkan tambahan saham Kelas B sebanyak 1,64 miliar lembar seharga Rp1.215 per lembar saham baru,”ungkapnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Bidik Dana IPO Rp 150 Miliar - Bumi Benowo Tambah Land Bank di Gresik

NERACA Jakarta – Di tengah kondisi pasar saham yang lesu, minat perusahaan untuk mencatatkan saham perdananya di pasar modal masih…

Penjualan Alat Berat UNTR Masih Terkoreksi

NERACA Jakarta – Penjualan alat berat PT United Tractors Tbk (UNTR) di awal tahun ini masih terkoreksi seiring dengan lesunya…

Berkat Stimulus Negara Maju - IHSG Masih Bertahan di Zona Hijau

NERACA Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Kamis (26/3) kembali unjuk gigi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Optimalisasi Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK Lewat Aplikasi SIPTL

Dalam pengelolaan negara, prinsip akuntabilitas dan transparansi menjadi hal mutlak guna mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat dan termasuk mencegah adanya potensi…

Bidik Dana IPO Rp 150 Miliar - Bumi Benowo Tambah Land Bank di Gresik

NERACA Jakarta – Di tengah kondisi pasar saham yang lesu, minat perusahaan untuk mencatatkan saham perdananya di pasar modal masih…

Penjualan Alat Berat UNTR Masih Terkoreksi

NERACA Jakarta – Penjualan alat berat PT United Tractors Tbk (UNTR) di awal tahun ini masih terkoreksi seiring dengan lesunya…