BTN Dorong Percepatan dan Efisiensi Bisnis Lewat Kanwil - Operasional Kanwil III

NERACA

Pekanbaru - Persaingan bisnis perbankan mendorong Bank BTN untuk melakukan banyak perubahan. Bank harus segera menangkap peluang bisnis yang ada, disamping juga harus berbenah diri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggannya. Atas dasar itulah Bank BTN membuka Kantor Wilayah III yang berlokasi di Pekanbaru.

“Kami harus menyesuaikan diri dengan kondisi perubahan yang terjadi saat ini dan kami berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan menjadi lebih baik,” tegas Iqbal Latanro, Direktur Utama Bank BTN usai membuka operasional Kantor Wilayah III di Pekanbaru, Kamis (6/12), pekan lalu.

Pembukaan Kantor Wilayah ini merupakan realisasi dari proses perubahan organisasi yang dilakukan Bank BTN. Seperti diketahui Bank BTN, yang telah go publik sejak Desember 2009 dan kini 28,15 % sahamnya dimiliki publik, tengah menjalankan serangkaian kegiatan korporasi sesuai dengan business plan perseroan.

Salah satu perubahan besar dan sangat strategis yang sudah dilakukan Bank BTN adalah dalam hal struktur organisasi perusahaan. “Kami sudah mengimplementasikan struktur organisasi baru yang lebih fokus pada nasabah, berupa segmentasi nasabah, baik dari sisi consumer maupun commercial,” jelas Iqbal Latanro.

Kantor Wilayah inilah yang nantinya akan menjadi kepanjangan tangan manajemen dalam menfasilitasi sekaligus mengeksekusi potensi bisnis yang ada di wilayahnya. Tujuan dibentuknya Kantor Wilayah ini antara lain untuk mempermudah koordinasi antara pusat dan cabang.

Dengan hadirnya Kantor Wilayah ini diharapkan koordinasi akan menjadi lebih baik karena sesuai dengan kewenangan yang diberikan kepada Kantor Wilayah, maka kantor cabang dapat langsung berkoordinasi tanpa harus ke kantor pusat.

Kantor Wilayah juga dimaksudkan untuk efisiensi dan fokus bisnis. Oleh karena itu Bank BTN mempunyai harapan yang besar dapat merealisasi rencana perseroan untuk mendirikan empat Kantor Wilayah di wilayah yang sangat potensial berdampak pada bisnis perusahaan.

Sebelumnya, Bank BTN telah membuka Kantor Wilayah I di Bekasi yang membawahi wilayah Jabodetabek, Banten dan Jawa Barat. Kantor Wilayah II di Surabaya membawahi wilayah Jawa Tengah sampai dengan NTT.

“Kantor Wilayah III membawahi kantor cabang di wilayah Sumatera dan Insya Allah pada bulan ini juga Kanwil IV di wilayah Makassar yang membawahi wilayah Indonesia Timur. Kami berharap dengan adanya Kantor Wilayah ini akan dapat memberikan tingkat efisiensi yang cukup besar bagi perusahaan,” terangnya.

Iqbal Latanro optimis bahwa Bank BTN akan berkinerja menjadi lebih baik karena perubahan struktur organisasi perseroan yang lebih efisien dan dukungan sistem baru yang sudah diimplementasikan Bank BTN. Penerapan sistem teknologi yang baru dengan struktur organisasi yang baru akan melahirkan inovasi produk dan terobosan baru yang akan menjadi icon meningkatnya pelayanan kepada nasabah.

Wilayah Pekanbaru berdasarkan data kependudukan 2010 berpenduduk lebih dari 5,5 Juta jiwa. Sektor ekonomi banyak didukung oleh perdagangan dan bangunan yang menguasai lebih dari 50% industri di wilayah tersebut. Jumlah uang beredar yang masuk pada sistem perbankan per Juni 2012 tercatat dalam bentuk Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp50,5 triliun. Sementara kredit sebesar Rp18,8 triliun.

Pada kesempatan yang sama Bank BTN menyerahkan bantuan CSR (corporate social responsibility) kepada 4 universitas senilai Rp100 juta. Bantuan tersebut dimaksudkan untuk peningkatan pendidikan kampus. “Semoga program CSR tersebut bermanfaat dan Kanwil BTN III dapat diterima oleh masyarakat dan mitra bisnis di wilayah ini,” tegas Iqbal Latanro.

Berdasarkan kinerja Bank BTN per 30 September 2012, dana pihak ketiga perseroan tumbuh sebesar 31,24% dari Rp52,83 triliun pada September 2011 menjadi Rp69,33 triliun pada periode yang sama tahun 2012. Dana pihak ketiga perseroan per 31 Desember 2011 tercatat sebesar Rp61,97 triliun. [kam]

BERITA TERKAIT

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi NERACA Denpasar - Sebanyak 12 lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat secara ilegal di…

Farad Cryptoken Merambah Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta-Sebuah mata uang digital baru (kriptografi) yang dikenal dengan Farad Cryptoken (“FRD”) mulai diperkenalkan ke masyarakat Indonesia melalui…

OJK: Kewenangan Satgas Waspada Iinvestasi Diperkuat

NERACA Bogor-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi dapat diperkuat kewenangannya dalam melaksanakan tugas pengawasan, dengan payung…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Bank Mandiri Bayar BP Jamsostek Debitur KUR Senilai Rp5 Miliar

  NERACA Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan terkait penyediaan asuransi perlindungan bagi debitur…

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Lakukan Penyesuaian Operasional

  NERACA Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta kepada seluruh lembaga di industri jasa keuangan untuk melakukan penyesuaian operasional…

Asuransi Generali Buka Kantor Agen di Jambi

  NERACA Jakarta - PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia meresmikan kantor keagenan baru di Kota Jambi dengan nama AG- Jambi All Star yang…