8,8 Juta Orang Miskin Rasakan Manfaat Transmigrasi

NERACA

Jakarta - Sejak 1950 sampai 2012, program transmigrasi setidaknya telah dirasakan manfaatnya oleh sekitar 2,2 juta keluarga atau sekitar 8,8 juta orang miskin dan penganggur yang secara langsung memperoleh peluang berusaha. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar dalam acara Penganugerahan Transmigration Award, Kamis (6/12).

“Pembangunan transmigrasi bermanfaat nyata menumbuhkan kawasan-kawasan tertinggal di daerah. Berbagai indikasi keberhasilan transmigrasi yakni telah tumbuhnya kawasan tersebut menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan pemerintah,” kata Muhaimin.

Sampai 2012, tercatat 103 pemukiman transmigrasi telah berkembang menjadi ibukota kabupaten/kota dan 382 pemukiman transmigrasi menjadi ibukota kecamatan.

“Program transmigrasi juga berhasil membangun 1.183 pemukiman transmigrasi menjadi desa definitif. Bahkan terdapat satu ibukota provinsi yang berasal dari lokasi transmigrasi, yakni UPT Mamuju yang sekarang dijadikan Ibukota Provinsi Sulawesi Barat,” kata Muhaimin.

Data 2011 menyatakan, sekitar 37% kawasan transmigrasi telah berkembang menjadi sentra produksi pangan, serta memberikan kontribusi terhadap produksi beras nasional sebanyak kurang lebih 5,8 juta ton.

Celah di Peencanaan

Meskipun demikian, transmigrasi tetap memiliki celah. Perencanaan tetap perlu ditingkatkan. “Kita sangat berharap, sejak perencanaan, baik pemerintah daerah penerima maupun pengirim transmigran benar-benar terlibat dalam perencanaan, sehingga para transmigran kita sudah mengantisipasi dari awal apa yang menjadi potensi alam setempat. Sehingga skill, kapasitas, sudah dipersiapkan sesuai sumber daya alam setempat,” jelas Muhaimin.

Muhamin mengatakan, penyelenggaraan transmigrasi merupakan salah satu solusi alternatif dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah, khususnya daerah tertinggal, perbatasan dan pasca konflik.

“Program transmigrasi tidak hanya untuk meningkatkan kesejahteraan transmigran dan masyarakat sekitar, tetapi juga berdampak dalam pemeratan pembangunan di daerah, dan dalam rangka meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), “kata Muhaimin.

Ke depannya, kata Muhaimin, transmigrasi tidak difokuskan pada kuantitasnya, tetapi kualitas. “Infrastruktur, listrik, dan air bersih menjadi perhatian,” kata dia.

Dalam acara Transmigration Award ini, 13 pihak dinilai memenuhi kriteria untuk menerima Transmigration Award, terdiri atas 3 pemerintah provinsi daerah asal transmigran ((DIY, NTB, dan Jawa Tengah), 3 pemerintah provinsi daerah tujuan transmigran (Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah), 3 pemerintah kabupaten/kota daerah asal transmigran (Madiun-Jawa Timur, Kulon Progo-DIY, dan Grobogan-Jawa Tengah), dan 3 pemerintah kabupaten/kota daerah tujuan transmigran (Bungo-Jambi, Donggala-Sulteng, dan Musi Banyuasin-Sumsel), dan sebuah media masa.

Donggala sebagai salah satu kabupaten yang dianggap sukses transmigrasi sekarang memiliki 18.000 jiwa transmigran. Sementara jumlah penduduk Donggala secara total sekitar 300.000 jiwa.

“Pertumbuhan ekonomi di daerah transmigrasi di Donggala sangat signifikan. Kita tahu etos kerja masyarakat transmigran itu cukup baik. Cukup meningkatkan perekonomian. Para transmigran mengembangkan pertanian dengan baik,” kata Bupati Donggala Habir Ponulee.

BERITA TERKAIT

Ekspor Tenun dan Batik Ditargetkan US$58,6 Juta

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian menargetkan ekspor produk tenun dan batik pada tahun 2019 mampu menembus angka USD58,6 juta atau…

Lippo Karawaci Raup Dana Segar US$ 280 Juta

NERACA Jakarta – Perkuat likuiditas dalam mendanai ekspansi bisnisnya, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) melakukan rights issue dan divesatasi aset.…

PSAB Bukukan Laba Bersih US$ 15,29 Juta

Emiten pertambangan emas, PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) mencatatkan laba bersih sepanjang tahun 2018 sebesar US$15,29 juta atau naik…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Data Eksplorasi Migas Indonesia Masih Lemah

  NERACA   Jakarta - Anggota legislatif Komisi VII DPR Tjatur Sapto Edy menilai bahwa sistem data eksplorasi minyak dan…

Imperva Bangun Scrubbing Center di Jakarta

    NERACA   Jakarta - Imperva Inc, perusahaan cybersecurity mengumumkan hadirnya DDoS Scrubbing Center pertama di Indonesia. Menurut Wakil…

Pemda Diminta Lapor Penggunaan Dana DBHCT

  NERACA   Karawang - Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan menegaskan bahwa pemerintah daerah harus melaporkan penggunaan dana…