Sekar Bumi Rencanakan Rights Issue 56,45 Juta Saham

NERACA

Jakarta – Pasca relisting di pasar modal, PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) kembali menggelar aksi korporasinya dengan rencana menerbitkan saham tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) sebanyak-banyaknya 56,45 juta saham atau 6,63% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan per 30 Juni 2012.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran presnya di Jakarta, Kamis (6/12). Harga pelaksanaan penerbitan saham baru tersebut sekurang-kurangnya sebesar Rp390 per saham.

Penetapan harga saham itu harga rata-rata penutupan saham selama kurun waktu 25 hari bursa berturut-turut untuk periode 12 Oktober 2012 hingga 20 November 2012. Dana hasil penerbitan saham tanpa HMETD ini digunakan untuk pengembangan kegiatan usaha perseroan dalam bidang frozen food.

Selain itu, perseroan akan melakukan prgram MESOP sebanyak-banyaknya 3,37% dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan sebanyak-banyaknya 28.689.000 dengan nilai nominal Rp100 per saham.

Pelaksanaan aksi korporasi itu dilakukan setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 21 Desember 2012.

Bangun Pabrik

Sebagai informasi, PT Sekar Bumi Tbk juga tengah mengembangkan usaha dengan membangun pabrik di Jakarta untuk produk makanan beku dan frozen sea food dengan investasi Rp80 miliar.

Presiden Direktur PT Sekar Bumi Tbk Harry Lukmito pernah bilang, pihaknya akan membangun pabrik baru melalui anak usahanya di Jakarta. Pabrik baru ini untuk memproduksi makanan beku dan frozen sea food.

Rencananya, pembangunan pabrik akan dimulai awal tahun depan dengan menelan biaya investasi Rp80 miliar. Pabrik tersebut diperkirakan akan selesai akhir 2013. Lebih lanjut dia menuturkan, pihaknya menargetkan penjualan sekitar Rp700 miliar dan laba bersih Rp12 miliar pada 2012.

Hingga Juni 2012, pendapatan mencapai Rp360 miliar dana laba bersih hampir Rp6 miliar. Selain itu, perseroan menganggarkan belanja modal sekitar Rp12 miliar pada 2012. Belanja modal telah direalisasikan telah mencapai 80%. "Realisasi belanja modal digunakan untuk mesin dan bangunan," kata Harry.

Menurut Harry, krisis global yang terjadi menjadi peluang bagi perseroan. Perseroan dapat mencari penetrasi pasar ke negara-negara yang terkena krisis untuk memasarkan produk perseroan. Pertumbuhan ekonomi Indonesia positif juga mendukung usaha frozen food.

PT Sekar Bumi Tbk akan mencatatkan kembali efeknya (relisting) di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 851.391.894 lembar saham dengan nilai nominal Rp100 per saham. Harga saham Rp115 per saham. PT Eagle Capital bertindak sebagai koordinator profesi penunjang untuk relisting. (bani)

BERITA TERKAIT

Terbitkan Rights Issue - Global Mediacom Patok Harga Rp 360

NERACA Jakarta –Perkuat struktur permodalan dalam mendanai ekspansi bisnisnya, PT Global Mediacom Tbk (BMTR) berencana melakukan penambahan modal dengan menerbitkan…

Pemerintah Rehabilitasi 3 Juta Hektar Jaringan Irigasi

      NERACA   Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan jaringan irigasi baru seluas…

BEI Suspensi Saham BDMN dan BBNP

PT  Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara waktu perdagangan dua saham perbankan yang direncanakan akan melakukan merger usaha pada perdagangan…

BERITA LAINNYA DI BERITA FOTO

Akuntabilitas Program AMDB CIMB Niaga

Komisaris Independen CIMB Niaga Jeffrey Kairupan (kedua kanan), Direktur Compliance, Corporate Affairs and Legal CIMB Niaga Fransiska Oei (ketiga kiri),…

TERMINAL KARGO BARU BANDARA JENDERAL AHMAD YANI

Petugas beraktivitas di Terminal Kargo dan Pos Bandara Jenderal Ahmad Yani yang berada di lokasi baru seusai diresmikan, di Semarang,…

LAPORAN KINERJA BANK BNI

Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta (ketiga kanan) bersama (kiri ke kanan) Direktur Kepatuhan Endang Hidayatullah, Direktur Hubungan Kelembagaan Adi…