Perlancar Bisnis, RPX Targetkan 200 Outlet di 2013

NERACA

Jakarta - Salah satu perusahaan jasa pengiriman barang, RPX, menargetkan akan menambah 50 outlet lagi pada 2013 untuk memperlancar bisnisnya. "Hingga saat ini, kita telah mempunyai 150 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia. Pada tahun depan, kita menargetkan bisa mencapai 200 outlet. Hal ini untuk memperlancar bisnis jasa pengiriman barang," ungkap Vice President Sales and Marketing RPX Group Andry Adiwinarso saat ditemui di kantornya, Jakarta, Rabu (5/12).

Dia juga mengatakan dalam 3 tahun ke depan, pihaknya berharap bisa mempunyai 1000 outlet. Tak hanya itu, pihaknya juga telah menyiapkan dana sebesar US$50 juta untuk memperlancar bisnis untuk 3 tahun kedepan. "Kita telah mempersiapkan beberapa macam starategi dan tentunya didukung dengan pendanaan yang kuat. Sehingga kita berharap RPX bisa lebih berkembang dan maju," katanya.

Andry melihat prospek industri jasa pengiriman barang pada 2013 masih cukup potensial karena arus barang semakin cepat berputar terlebih Indonesia adalah negara kepulauan. "Karena itu, di RPX lebih banyak jasa pengiriman via udara. Saat ini, kita mempunyai 3 pesawat yang setiap harinya selalu mengirim barang. Sasarannya adalah Indonesia Timur," imbuhnya. Ia juga mengatakan bahwa selama ini, RPX lebih banyak mengirim barang-barang kebutuhan pokok, furniture dan barang-barang high value.

Layanan Baru

RPX juga meluncurkan layanan Consolidated Truck Cargo yang diperuntukan bagi para pelanggan yang membutuhkan jasa pengiriman kargo via darat yang terjadwal, door to door dengan biaya yang lebih efisien. "Layanan Consolidated Truck Cargo merupakan solusi untuk pengiriman kargo yang bersifat tidak mendesak terhadap waktu dengan menggunakan sistem konsolidasi barang sehingga pelanggan tidak perlu menyewa seluruh kapasitas truck," tuturnya. Ia pun mengakui dengan layanan ini maka pelanggan bisa menghemat biaya pengiriman hingga 50% dibandingkan dengan layanan ekspress via udara.

Dia menjelaskan saat ini layanan Consolidated Truck Cargo terjadwal RPX diperuntukan melayani pengiriman antar wilayah di Pulau Jawa dengan rute antara lain Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Solo dan Yogyakarta. "Layanan ini juga menawarkan kepastian waktu pengiriman hingga 2 hari. Tapi itu tergantung dari tujuan atau destinasi," jelasnya.

Menurut dia, layanan terbaru dari RPX ini ditangani oleh staf RPX yang terlatih dengan menggunakan armada truk sendiri yang mempunyai kapasitas 4 dan 8 ton sehingga keamanan barang akan lebih terjamin. "Seluruh armada yang jumlahnya mencapai 72 truck juga dilengkapi dengan Global Positioning System (GPS) dan RPX tracker yang memungkinkan staf RPX serta pelanggan mengetahui posisi truk dan melacak barang kiriman hingga sampai ditempat tujuan.

Lebih lanjut dikatakan Andry, layanan ini mempunyai kelebihan dibandingkan kompetitor sejenis yaitu tentang layanan drop off dan pick up sehingga memudahkan pelanggan melakukan transaksi. "Saat ini, kamu memang memfokuskan untuk layanan di Pulau Jawa. Tetapi tidak menutup kemungkinan kami akan memperluas jaringan hingga ke seluruh Indonesia. Rencananya di pertengahan tahun depan, kita akan memperluas ke Sumatera," ujarnya.

RPX menargetkan pelanggan dari industri suku cadang, bahan kimia, Fast moving consumer goods (FMCG), permesinan, tekstil dan kosmetik. "Layanan yang telah kami kirimkan sangat diperlukan pasalnya industri tersebut sebagai penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) dengan mayoritas aktivitas perdagangan terjadi di Pulau jawa yaitu sebesar 57,52% pada triwulan ke III di 2012," tambahnya. Dengan diluncurkan layanan ini, lanjut Andry, RPX menargetkan 20% kontribusi layanan Consolidated Truck Cargo terhadap keseluruhan pendapatan RPX domestic di tahun depan.

BERITA TERKAIT

Gelontorkan Investasi US$ 30 Juta - Darma Henwa Targetkan Produksi 17 Juta Ton

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) fokus untuk meningkatkan produksi di tengah beratnya tantangan di industri…

Tangerang Targetkan Pembangunan Tiga Pasar Tradisional Rampung 2019

Tangerang Targetkan Pembangunan Tiga Pasar Tradisional Rampung 2019 NERACA Tangerang - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, menargetkan pembangunan tiga proyek pasar…

PTBA Targetkan Penjualan Ekspor 12 Juta Ton

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2019, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) akan menggenjot pertumbuhan pendapatan dari penjualan ekspor batu bara.…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Pendidikan Vokasi Industri Wilayah Sulawesi Diluncurkan

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian kembali meluncurkan program pendidikan vokasi yang link and match antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan…

Pemerintah Akselerasi Pengembangan Kendaraan Listrik

NERACA Jakarta – Pemerintah segera menyiapkan fasilitas insentif fiskal dan infrastruktur dalam upaya mengakselerasi pengembangan kendaraan listrik di Indonesia. Untuk…

Kebutuhan Gula Seiring Kinerja Positif Industri Pengguna

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian memproyeksi kebutuhan gula kristal rafinasi (GKR) untuk sektor industri makanan dan minuman serta industri farmasi…