free hit counter

Oh, Mudahnya Cari Pinjaman Bank

Sabtu, 08/12/2012

Kini bank-bank pengucur KTA, mensyaratkan KTA hanya berlaku bagi mereka yang memiliki kartu kredit. Karena itu, saat sales menawarkan KTA dan kita mengaku tak memiliki kartu kredit, maka selesilah urusan.

NERACA

Kita seringkali menerima SMS berisi, "Jaminkan BPKB Mobil anda. Bunga 0,9%/bulan. Data dibantu. Proses 1 hari. Non provisi. Hub Desi 085814xxxx dan 081282xxxxx (dikirim dari +62877800xxxx)", atau "Fasilitas Pinjaman tnpa jaminan Rp20jt-250jt dgn Cicilan Tetap. Perlu 100jt dengan Cicilan Rp 2.916.667. CashBack Biaya Admin, Proses 3hari. (infoLengkap) 0219677xxxx Ana (dikirim dari +628788xxxxxx)", dan "Pnjaman 15-300jt. Tnp jaminan dengan syrt KTP, dan krtu kredt. Bunga 1.25-1,7%. Hb 0818xxxxxx dngan Sandy. Fast respon SMS ke 0878xxxxxxxx".

Ya, nyaris tiap hari ponsel kita menerima kiriman pesan pendek (SMS) dari orang-orang tak dikenal. Selain SMS, mereka suka menghubungi kita langsung melalui telepon. Mereka menawari kita membantu memperoleh pinjaman dalam jumlah yang cukup lumayan, hingga Rp250-300 jutaan.

Prosesnya mudah, hanya dalam tempo tiga hari, uang dapat dicairkan. Tanpa agunan atau dikenal dengan sebutan kredit tanpa agunan (KTA). Bahkan, yang beragunan, biasanya surat Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB), proses bisa cuma sehari.

Untuk KTA, biasanya mensyaratkan hanya berlaku bagi mereka yang memiliki kartu kredit. Karena itu, ketika dikonfirmasi misalnya, kita mengaku tidak memiliki kartu kredit, agen KTA itu langsung mengucapkan terima kasih dan segera memutus hubungan teleponnya.

Selain minta salinan kartu kredit, sang agen juga minta fotokopi kartu tanda penduduk (KTP) yang masih berlaku, serta kopi halaman depan buku tabungan. Pinjaman di atas Rp50 juta sering ditambahai persyaratan menyertakan kopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Untuk validasi, petugas pemasaran KTA itu juga mengonfirmasikan sejumlah data. Biasanya, nama ibu kandung, alamat, nomor telepon, dan anggota keluarga yang tidak serumah berikut nomor teleponnya.

Pertanyaan lainnya adalah berapa besar limit kredit dari kartu kredit yang kita punya. Limit kredit itu menentukan besar kredit yang diizinkan. Biasanya, maksimal pinjaman adalah 4-5 kali limit kredit kartu kredit kita.

Besaran Bunga

Yang akan dijelaskan sang agen begitu kita tertarik untuk mengambil KTA, adalah berapa besaran bunga yang akan dikenakan maupun biaya-biaya lainnya. Bunga KTA berkisar antara 0,9 – 1,7% tiap bulan. Sedangkan biaya lainnya paling tidak ada dua komponen, yaitu biaya administrasi dan provisi.

Ada kalanya, biaya administrasi dan provisi itu sama. Jika kartu kredit dan bank penerbit KTA-nya sama, sering kali biaya provisi bisa dihapuskan. Tapi rata-rata biaya provisi yang biasa diberlakukan variatif antara 0,99 – 2,25% dari total pinjaman yang disetujui, Biaya itu dipotongkan langsung dari jumlah kredit yang diterima.

Biasanya, bunga KTA ini ini lebih rendah dari pada bunga kartu kredit yang mencapai 36,5% setahun atau 3,04% sebulan. Jangka pengembaliannya juga tergantung kesanggupan nasabah, antara 12 bulan hingga 60 bulan. Makin lama masa pengembaliannya, bunganya makin besar. Demikian juga, makin besar pinjamannya, makin kecil bunganya. Contohnya, bunga 1,5% untuk pinjaman Rp26-200 juta, bunga 1,79% untuk pinjaman Rp10-25 juta. Yang paling mahal, bunga 2,2% bagi pinjaman yang besarnya di bawah Rp10 juta.

Pinjaman dengan Agunan

Sementara itu, lembaga perbankan juga sering menawarkan berbagai produk kredit atau pinjaman dengan menggunakan agunan. Ada banyak produk kredit dengan agunan berdasarkan peruntukannya. Misalnya, kredit kepemilikan rumah (KPR) dan kredit multiguna untuk berbagai keperluan konsumtif. Biasanya, kredit ini diberikan kepada mereka yang berstatus sebagai karyawan tetap atau mereka mempunyai usaha.

Bunga pinjamannya tak jauh beda dengan KTA. Namun persyaratannya tentu lebih banyak. Di antaranya, melampirkan sertifikat tanah dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), fotokopi KTP suami istri, salinan slip gaji tiga bulan terakhir, salinan kartu keluarga (KK), maupun buku rekening bank tiga bulan terakhir. Jika tak memiliki rekening bank pemberi kredit, calon nasabah diwajibkan membuka rekening baru di bank itu. Peminjam yang bukan karyawan, disyaratkan menyerahkan salinan surat izin usaha.

Jika sisa kredit tinggal sedikit, biasanya di bawah 50%, pihak bank sering menawari tambahan kredit baru, terutama jika jumlah kredit diambil terdahulu masih jauh dari nilai agunannya. Misalkan, nilai agunan sebuah rumah tinggal senilai Rp250juta, sedangkan pinjaman terdahulu hanya Rp50 juta. Pihak bank akan menawari plafon hingga Rp150juta, sebagian di antaranya untuk menutup sisa pinjaman.

Yang perlu diwaspadai dengan tawaran itu adalah besaran bunga dan jumlah angsurannya. Jangan sampai membebani cashflow rumah tangga atau perusahaan. Sebab, jika macet, pasti dikenai denda atau pinalti. (saksono)

Topik Terkait

kta bpkb