Ciliwung Jadi Proyek Percontohan Restorasi - Air Minum Terkontaminasi

Kondisi air minum di Jakarta masih jauh dari kata layak. Betapa tidak, kondisi sungai yang sudah tercemar dari berbagai bahan zat kimia menjadi penyebab kondisi air menjadi tak layak di minum.

NERACA

Ya, kondisi air sungai di ibu kota Jakarta sudah sangat memperhatinkan, data menunjukkan penurunan kualitas air sungai terbesar diakibatkan dari air limbah domestik yakni sebesar kurang lebih 80%. Sisanya berasal dari usaha skala kecil (peternakan dan pertanian) dan kegiatan industri.

Alhasil sungai tersebut sudah mulai tercemar oleh sampah-sampah domestik dan pertanian yang di buang penduduk tanpa melalui proses pengolahan.

Memang, kesadaran penduduk akan pentingnya sungai merupakan salah satu hal yang penting, Karena dengan kesadaran tersebut masyarakat dapat menjaga dan melestarikan sungai tanpa paksaan dari pihak manapun. Sehingga sungai-sungai di Indonesia menjadi terawat dan terjaga kelestariannya yang dapat dimanfaatkan manusia untuk mensejahterakan kehidupannya.

Sedangkan 70% sumber pencemaran air di Jakarta berasal dari limbah domestik seperti sampah dan air kotor dari rumah-rumah penduduk. “60% air di Jakarta tidak layak minum,” ujarMenteri Lingkungan Hidup, Republik Indonesia, Prof. Dr. Balthasar Kambuaya.

Ditambahkannya, jika total sungai yang mengalir di Jakarta ada 13. Dua di antaranya milik Jakarta dan 11 lagi milik nasional karena ada undang-undang yang mengatur jika sebuah sungai mengalir melebihi dua provinsi, maka kewenangannya dibagi. Ironisnya, ke-13 sungai tersebut berstatus tercemar berat.

Sumber pencemaran ekoli, masih kata dia, terjadi karena pembuangan kotoran secara sembarangan. tanpa adanya septic tank. Makanya, belum sepenuhnya air tanah terjamin kesterilannya. Apalagi, sekitar 70% limbah air berasal dari rumah tangga. Limbah domistik ini di antaranya air bekas untuk mandi, air cucian, hingga kotoran dapur.

Kebutuhan air bersih untuk dikonsumsi di DKI Jakarta meningkat setiap tahun. “Namun ketersediaan air baku kualitas dan kuantitasnya semakin memprihatinkan,” katanya. Begitu pula dengan pemeriksaan air sungai menunjukkan tingkat pencemarannya tinggi.

Ciliwung merupakan sungai yang mengalir melalui permukiman penduduk hingga sampai di tengah kota Jakarta tidak lagi memiliki fungsi sebagaimana yang seharusnya karena telah kehilangan kemampuan untuk memulihkan sungai Ciliwung memiliki potensi yang sangat besar bila dirinya kembali akibat tingginya pencemaran yang ada. Padahal fungsi ekologisnya dapat terjaga.

Oleh karenanya, sudah saatnya untuk melakukan upaya perlindungan terhadap sumber air dan mengendalikan pencemaran yang terus meningkat akibat aktivitas pembangunan yang diperburuk dengan keterbatasan pengetahuan masyarakat serta ketiadaan infrastruktur yang memadai untuk melayani pengolahan air limbah dari warga perkotaan.

Upaya Merestorasi Sungai

Menteri Lingkungan Hidup, Republik Indonesia, Prof. Dr. Balthasar Kambuaya berupaya memperhatikan hal tersebut sebagai upaya pengendalian pencemaran dalam rangka pemulihan kualitas air sungai dapat dimulai melalui pembangunan percontohan sebagai bagian dari upaya merestorasi sungai. Langkah ini menjadi awal untuk membangun komitmen pengambil kebijakan dan kepedulian masyakat.

Perlindungan kualitas air melalui pengendalian pencemaran, dapat membantu menekan timbulnya pemborosan akibat kualitas hidup menurun, berkurangnya produktivitas maupun beban ekonomi lainnya karena keterbatasan terhadap akses sumber daya air yang baik.

Melalui kerjasama Indonesia-Korea dalam kerangka MP3EI (Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia) perbaikan terhadap sumber daya air juga menjadi pilar utama untuk memperbaiki perekonomian nasional.

Pembangunan percontohan restorasi Ciliwung bertujuan agar tercipta momentum dimana sungai harus tetap bersih dan sehat guna menunjang keberlanjutan pembangunan di Indonesia dan secara khusus dimaksudkan untuk. satu, membangun “monumen (landmark)” bagi restorasi sungai Ciliwung. Dua, mendorong terciptanya kepedulian masyarakat untuk memperbaiki kualitas air sungai Ciliwung. Tiga, menciptakan sungai yang bersih yang dapat dinikmati oleh masyakat luas.

Adapun lokasi pembangunan percontohan berada di halaman Mesjid Istiqlal Jakarta Pusat yang dilalui oleh sungai Ciliwung. Jangka waktu pelaksanaan pembangunan adalah 30 bulan terhitung sejak tanggal 3 Desember 2012 dengan ditandai peletakan batu pertama oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia bersama Menteri Lingkungan Hidup Republik Korea.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai titik awal penyelamatan Sungai Ciliwung agar lebih bermanfaat bagi masyarakat. Proyek ini merupakan bagian dari kerjasama Kementerian Lingkungan Hidup, Republik Indonesia dengan Korea Environmental Industry and Technology Institute (KEITI) dan The Korea International Cooperation Agency (KOICA). Kedua lembaga ini adalah bagian dari Pemerintah Republik Korea.

“Ini merupakan momen bersejarah bagi bangsa Indonesia, melalui Demonstration Project Restorasi Sungai Ciliwung ini menjadi titik awal penyelamatan Sungai Ciliwung agar lebih bermanfaat bagi masyarakat dan daerah yang dilaluinya,serta diharapkan dapat mengembalikan fungsi sungai sebagai sistem pengendali banjir, sistem ekologi, sarana edukasi, sosial, dan budaya,” tuturnya.

BERITA TERKAIT

Baru 11 Persen Sawah Terima Air dari Bendungan

NERACA Jakarta – Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah akan terus membangun bendungan untuk pengairan, mengingat baru 11 persen atau sekitar…

Proyek KPBU Tak Terganggu Tahun Politik

  NERACA   Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro memastikan proyek-proyek infrastruktur yang dibiayai dengan skema…

Mengandalkan Proyek Pemerintah - WIKA Gedung Bidik Kontrak Rp 22,78 Triliun

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2019, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) menargetkan perolehan kontrak sebesar Rp 22,78 triliun…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Menurunkan Tekanan Darah Tanpa Obat

Darah tinggi atau hipertensi adalah salah satu penyakit yang sering membunuh penderitanya diam-diam. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan, sekitar…

Penyebab Utama Terjadinya Cegukan Usai Makan Besar

Salah satu hal yang tak menyenangkan usai makan adalah cegukan. Satu menit pertama Anda bisa bernapas normal, tapi di menit…

Panduan Penggunaan Susu Evaporasi dan Kondensasi

Jika Anda gemar memasak, tentu Anda tak asing lagi dengan produk susu olahan seperti susu evaporasi dan kondensasi. Kedua jenis…