Candra Asri dan Pertamina Bikin Perusahaan Polypropylene - Nilai Investasi US$ 200 Juta

NERACA

Jakarta – Guna memenuhi kebutuhan biji plastik di Asia Tenggara, PT Pertamina bersama PT Chandra Asri Petrochemical Tbk bakal membangun pabrik bijih plastik (polypropylene) berkapasitas 250 ribu ton per tahun.

Direktur Pengolahan Pertamina, Chrisna Damayanto mengatakan, pabrik ini berlokasi di dalam unit pengolahan VI Pertamina di Balongan dan direncanakan mulai beroperasi pada 2015, “Rencananya, Pertamina dan Chandra Asri akan membentuk perusahaan patungan untuk membangun dan mengoperasikan proyek senilai US$200 juta itu,”katanya di Jakarta, Senin (3/12).

Dia menyebutkan, nantinya komposisi sahamnya pada perusahan patungan tersebut bisa 50:50 atau bisa juga 51:49. Disebutkan, pabrik ini akan dirancang untuk memproduksi berbagai jenis polypropylene. Dengan kapasitas produksi mencapai 250 ribu ton per tahun, maka diharapkan pabrik ini dapat memenuhi permintaan bijih plastik di Indonesia dan Asia Tenggara.

Pembangunan pabrik ini merupakan pengembangan bisnis petrokimia Pertamina dengan merambah ke industri polypropylene. Sementara itu, Direktur Utama Chandra Asri, Erwin Ciputra menuturkan, industri polypropylene di Indonesia masih mempunyai potensi yang sangat besar, karena saat ini Indonesia masih ketergantungan impor bijih plastik. Industri bijih plastik dalam negeri baru mampu memenuhi 50% kebutuhan domestik,”Dengan beroperasinya pabrik ini, maka akan membantu Indonesia menghindari ketergantungan impor produk polypropylene,”paparnya.

Asal tahu saja, Chandra Asri adalah perusahaan yang mempunyai pabrik petrokimia di Ciwandan, Cilegon seluas 126 hektare. Pabrik ini merupakan salah satu pabrik bijih plastik terbesar di Indonesia dengan total kapasitas 2,2 juta ton bijih plastik. (bani)

BERITA TERKAIT

Imbas Lesunya Bisnis Properti - Laba Mentropolitan Kentjana Menyusut 39,61%

NERACA Jakarta –Imbas lesunya bisnis properti di 2019 menekan perolehan laba bersih PT Metropolitan Kentjana Tbk. (MKPI). Tengok saja, emiten…

Pasar Beras Stabil - Buyung Poetra Raih Penjualan Rp 1,65 Triliun

NERACA Jakarta – Di tahun 2019 kemarin, PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) berhasil membukukan kinerja keuangan yang cukup mengesankan.…

Intiland Cetak Laba Bersih Rp 251,43 Miliar

NERACA Jakarta – Lesunya bisnis properti di tahun 2019 kemarin, rupanya tidak berdampak terhadap pencapaian kinerja keuangan PT Intiland Development…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Mayora Indah Raup Cuan Rp 1,98 Triliun

NERACA Jakarta – Masih positifnya pertumbuhan industri makanan dan minuman di tahun 2019 kemarin, dirasakan PT Mayora Indah Tbk (MYOR).…

Geliat Bisnis Pelabuhan - Times Line Cetak Laba Bersih Rp 92,99 Miliar

NERACA Jakarta – Emiten pelayaran, PT Perusahaan Pelayaran Tempuran Emas Tbk (TMAS) atau Temas Line mencatatkan kinerja yang positif sepanjang…

Danai Pengembangan Bisnis - ROTI Suntik Modal Anak Usaha di Filipina

NERACA Jakarta – Dukung pengembangan bisnis anak usahanya, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (ROTI) menambahkan modal dasar ditempatkan dan disetor…