Regulator Wajibkan Multifinance Miliki 2 Pengawas Syariah

NERACA

Jakarta - Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) mengeluarkan Peraturan Nomor PER-03/BL/2007 tentang Kegiatan Perusahaan Pembiayaan (Multifinance) Berdasarkan Prinsip Syariah. Ketua Bapepam-LK, Ngalim Sawega mengatakan, sebagai regulator, pihaknya mewajibkan seluruh perusahaan pembiayaan agar memiliki minimal dua orang Dewan Pengawas Syariah (DSP), melalui peraturan ini.

“Dua orang ini terdiri dari satu orang ketua merangkap anggota, dan satu orang anggota. Mereka diangkat dalam rapat umum pemegang saham atas rekomendasi dari Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI),” jelas Ngalim, melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (1/12) pekan lalu. Selanjutnya, kata dia, anggota Dewan Pengawas Syariah multifinance dilarang melakukan rangkap jabatan sebagai anggota direksi atau dewan komisaris.

Tak hanya itu saja. Anggota Dewan Pengawas Syariah juga dilarang melakukan rangkap jabatan sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah pada lebih dari dua multifinance. Ngalim kemblai menjelaskan, maksud dan tujuan dilakukannya perubahan atas peraturan ini adalah dalam rangka meningkatkan efisiensi perusahaan dengan tetap menjaga tata kelola perusahaan yang baik, sehingga diperlukan adanya perubahan terhadap persyaratan jumlah anggota Dewan Pengawas Syariah pada multifinance yang menjalankan kegiatannya berdasarkan prinsip syariah.

“Kegiatan perusahaan pembiayaan berdasarkan prinsip syariah diharapkan akan terus berkembang, yang pada akhirnya akan meningkatkan kontribusi perusahaan pembiayaan sebagai salah satu sumber dana pembangunan nasional,” terangnya. [ardi]

BERITA TERKAIT

Bank NTB Syariah Gandeng Telkomsel

  NERACA   Mataram - Perseroan Terbatas Bank NTB Syariah memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi PT Telekomukasi Seluler (Telkomsel) untuk memperkuat…

Koperasi Syariah vs RUU Perkoperasian

Oleh : Agus Yuliawan Pemerhati Ekonomi Syariah Setelah lama tak terdengar dan telah  meredup cahayanya  bertahun – tahun, akhirnya draf…

Nusantara Properti Masuk Efek Syariah

NERACA Jakarta –Resmi mencatatkan saham perdananya di pasar modal, PT Nusantara Properti Internasional Tbk (NATO) masuk dalam kategori efek syariah…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Tumbuh 10,3%, BNI Bukukan Laba Rp15,02 Triliun

      NERACA   Jakarta – Sepanjang 2018, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk berhasil membukukan laba bersih sebesar…

WWF Ikut Dorong Praktik Berkelanjutan Jasa Keuangan Di Singapura

    NERACA   Jakarta - WWF bergabung dengan platform multipihak yang mendorong arah aliran dari berbagai lembaga jasa keuangan…

CIMB Niaga Tumbuhkan Literasi Keuangan Pelajar Melalui AMDB

      NERACA   Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) konsisten menumbuhkan semangat menabung dan berbagi…