Bukit Uluwatu Suntik Modal Anak Usaha Rp 13 Miliar

PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menyuntik anak usahanya, PT Bukit Lentera Sejahtera sebesar Rp13 miliar. Tambahan modal itu diberikan dengan cara mengambil saham baru Bukit Lentara.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin. Disebutkan, BUVA sebagai pemilik 60% saham Bukit Lentera mengambil saham baru yang dikeluarkan dari portapel Bukit Lentara sebanyak 13 ribu saham, harga nominal saham itu sebesar Rp1 juta.

Direktur PT Bukit Uluwatu Villa Tbk Hendry Utomo mengatakan, adapun akta tersebut sedang dalam proses untuk mendapatkan persetujuan dari menkumHAM. Dengan pengambilan saham baru tersebut, jumlah saham perseroan di Bukit Lentara menjadi 21 ribu saham, setara dengan 60% dan modal ditempatkan dan disetor Bukit Lentara, “Transaksi pengambilan bagian saham baru Bukit Lentera dengan nilai keseluruhan sebesar Rp13 miliar tersebut bukan merupakan transaksi material," ungkap dia.

Sebelumnya, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) melakukan ekspansi usaha ke bidang makanan dan minuman atau food and beverage (F&B) dengan membuka anak usaha PT Boga Utama International.

Kata Hendry Utomo, modal utama untuk membuka unit usaha ini berkisar di bawah Rp10 miliar. Di mana perseroan akan membuka gerai F&B di Jakarta dan Bali. Dia mengatakan, untuk pembukaan awal gerai usahanya berlokasi di dalam Jakarta dengan modal berkisar Rp10miliar-Rp20 miliar. "Proses kerja unit usaha ini sudah dimulai sejak pertengahan tahun dan diperkirakan bisa beroperasi tahun depan," ujarnya.

Menurut Hendry, pendapatan dari unit usaha F&B ini dapat berkontribusi terhadap pendapatan berulang (recurring income) perseroan sekira 15%. Hingga Juni 2012, BUVA melalui usaha propertinya membukukan pandapatan senilai Rp88 miliar dengan laba bersih Rp15 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Kewenangan Perhitungan Kerugian Negara - Mengembalikan Peran dan Pungsi BPK Pada Khittahnya

Kasus gagal bayar klaim PT Asuransi Jiwasraya menjadi perhatian publik dan termasuk pelaku industri asuransi yang mengaku khawatir bakal memberikan…

BTN Buyback Saham Senilai Rp 275 Miliar

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melakukan pembelian saham perseroan atau buyback saham berkode BBTN tanpa melalui Rapat Umum Pemegang…

Ultrajaya Milk Raup Laba Rp 1,03 Triliun

Sepanjang tahun 2019, PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk. (ULTJ) mencatatkan laba Rp1,03 triliun atau tumbuh 47,94% dibandingkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Ancaman Covid-19 - Reksa Dana Terproteksi Marak Diterbitkan

NERACA Jakarta – Meskipun kondisi pasar modal saham lesu, namun minat penerbitan produk investasi di pasar masih ramai. Berdasarkan siaran…

Jaga Stabilitas Harga Sahan - Telkom Buyback Saham Rp 1,5 Triliun

NERACA Jakarta – Melaksanakan anjuran dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pemerintah untuk memperbaiki ekonomi dan melakukan stabilisasi harga saham…

Dukung Physical Distancing - Sisternet-Siberkreasi Lakukan Kelas Edukasi Online

NERACA Jakarta - Mewabahnya COVID-19 di Indonesia tidak menghalangi PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui Sisternet untuk terus melanjutkan…