Bank Niaga, Berikan Hak Kami!

Suatu saat saya mengalami kesulitan pembayaran pada tahun terakhir angsuran KPR Bank Niaga, jaminan kredit saya berupa sertifikat tanah disita oleh bank. Lalu, pada Oktober 2012 saya ke Bank Niaga cabang Soepomo untuk melakukan pelunasan KPR tersebut demi menyelamatkan jaminan dari penyitaan sebesar Rp412 juta. Dan sudah kami bayarkan pada 2 November 2012.

Namun sertifikat yang kami terima pada 13 November 2012 masih berstatus sita di BPN, yang membuat kami tidak bisa menjual rumah tersebut, yang sebenarnya adalah satu satunya jalan kami untuk keluar dari segala masalah keuangan. Dalam surat ini saya ingin meminta kepada bank Niaga agar memberikan hak kami yang telah memenuhi kewajiban kami. Namun, hingga tulisan ini dibuat pihak tidak ada informasi apapun dari Niaga.

Amilia Indriswari, Jakarta Selatan

daffanayra@yahoo.co.id

BERITA TERKAIT

Bank Mandiri Targetkan Transaksi Digital Tumbuh 30%

      NERACA   Jakarta – SEVP Consumer and Transaction PT Bank Mandiri (Persero) Jasmin menargetkan transaksi digital melalui…

Tahun Politik Berikan Dampak Positif IHSG

NERACA Solo – Momentum politik seiring dengan pemilihan calon presiden dan anggota legislatif, diyakini tidak terlalu banyak berdampak terhadap industri…

Pemerintah: UU Telekomunikasi Beri Perlindungan Hak Pribadi

Pemerintah: UU Telekomunikasi Beri Perlindungan Hak Pribadi NERACA Jakarta - Pemerintah berpendapat ketentuan pasal 42 ayat (1) UU Nomor 36…

BERITA LAINNYA DI SURAT PEMBACA

Pungutan Pajak PJU di Bekasi Perlu Direvisi

Ketika membandingkan besaran pungutan pajak penerangan jalan umum (PJU) antara di Bekasi dan Jakarta, ternyata sangat kontras sekali dan cenderung…

Pelayanan Buruk PDAM Tirta Bhagasasi

Kami sebagai warga di perumahan Irigasi Danita RW 14, Kel. Bekasi Jaya, Kota Bekasi, merasa kecewa sekali atas pelayanan PDAM…

Kecerobohan Aparat Merugikan Masyarakat

Sebuah truk membawa crane tersangkut rel di Jl. Perjuangan Raya, Bekasi, Kamis (10/1) sempat membuat perjalanan KA Luar Kota dan…