Antam Kuras US$ 160 Juta Kuasai 7,5% Saham Newcrest

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sepakat meningkatkan kemitraan 18 tahun terakhir dengan Newcrest lewat pengambilalihan 7,5% saham tambahannya di Tambang Gosowong, “Semenjak Antam berdiri, perusahaan telah mengembangkan portofolio aset yang kuat termasuk tambang emas, perak, nikel, bauksit dan batubara dan fasilitas pemurnian," kata Alwinsyah Lubis, Direktur Utama Antam di Jakarta akhir pekan kemarin.

Tambang Gosowong, kata Alwinsyah Lubis, adalah tambang yang sangat bagus dan pihaknya melihat bahwa menambah kepemilikan yang lebih besar pada tambang tersebut akan lebih meningkatkan portofolio perusahaannya.

Mengenai kemitraan selama ini, Alwinsyah Lubis mengatakan pihaknya memiliki hubungan kerja yang efektif dan telah berlangsung lama dengan Newcrest dan memandang hubungan tersebut akan terus berlanjut di masa yang akan datang.

Berdasarkan perjanjian tersebut, Antam mengambilalih tambahan 7,5% saham dari Newcrest pada PT Nusa Halmahera Minerals (PTNHM), yang memegang Kontrak Karya untuk tambang emas Gosowong.

Newcrest akan menerima pembayaran sebesar US$ 160 juta yang terdiri dari uang tunai sebesar US$ 130 juta pada saat penyelesaian dan US$ 30 juta lainnya yang bergantung pada tambahan cadangan emas sebesar 1 juta ons yang akan ditentukan pada Desember 2017.

Penyelesaian transaksi tersebut bergantung pada diperolehnya persetujuan dari regulator terkait yakni Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Setelah selesainya penjualan, Newcrest akan menjadi pemegang 75% saham PTNHM dan Antam akan memegang 25% lainnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Kedaung Indah Bukukan Rugi Rp 3,17 Miliar

PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI) membukukan rugi sepanjang tahun 2019 kemarin sebesar Rp 3,17 miliar atau membengkak 263% bila…

PLIN Cetak Pendapatan Rp 1,47 Triliun

Emiten properti, PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) mencatatkan pendapatan di 2019 sebesar Rp1,47 triliun naik 2,36% dari posisi tahun…

Transaksi Saham di Kota Solo Anjlok 50%

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Surakarta mencatat transaksi saham di kota Solo anjlok akibat merebaknya pandemi COVID-19 di…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Beban Keuangan Membengkak - Perolehan Laba Adi Sarana Turun 23,06%

NERACA Jakarta – Di balik agresifnya ekspansi bisnis PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) menambah armada baru, namun hal tersebut…

Penjualan Delta Djakarta Melorot 7,38%

NERACA Jakarta – Emiten produsen minuman alkohol, PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) membukukan laba bersih sebesar Rp317,81 miliar, melorot 6,01%…

Debut Perdana di Pasar Modal - IPO Saraswanti Oversubscribe 19,94 kali

NERACA Jakarta – Di tengah badai penyebaran Covid-19 yang masih, minat perusahaan untuk mencatatkan sahamnya di pasar modal masih tinggi.…