Isuzu Segera Bangun Pabrik Senilai Rp 1,5 Triliun - Tingkatkan Investasi

NERACA

Bandung – Guna meningkatkan kapasitas produksi, PT Isuzu Astra Motor Indonesia selaku Agen Pemegang Merek (APM) akan merealisasikan investasinya sebesar Rp1,5 triliun. Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor, Yohannes Nangoi mengatakan pembangunan pabrik baru ini untuk menyeimbangkan permintaan di pasar domestik yang selalu meningkat.

“Tingginya permintaan kendaraan komersial di pasar domestik, membuat prinsipal menambah investasinya sebesar Rp1,5 triliun untuk pembangunan pabrik di Karawang. Nantinya, pabrik baru tersebut akan memproduksi 80.000 unit seluruh produk Isuzu,” kata Yohannes di Bandung, Jumat (30/11).

Untuk menarik minat konsumen, menurut dia, pihaknya akan mengoptimalkan jaringan penjualan dan purna jualnya meliputi 88 diler, 170 bengkel resmi dan 1.600 bengkel. “Kami menyadari sebagai produsen kendaraan komersial harus terus meningkatkan jaringan penjualan dan purna jual sebagai bagian dari hubungan bisnis antara konsumen dan produsennya. Dengan jaringan yang luas, Isuzu optimistis akan menjadi pemain utama di pasar kendaraan komersial di Indonesia pada 2015,” paparnya.

Untuk kapasitas pabrik Isuzu di Pondok Ungu, lanjut Yohannes, produk kendaraan niaga Isuzu Giga hanya mampu memproduksi rata-rata 300-350 unit per bulan, masih dibawah permintaan pasar yang mencapai 400-450 unit per bulan. “Permintaan produk kendaraan niaga Isuzu terus bertambah karena perkembangan di sektor perkebunan dan produk Isuzu Giga dan Isuzu Elf mampu mengalahkan kompetitor. Untuk kapasitas produksi Isuzu Elf rata-rata 1.700-1900 unit per bulan akan ditingkat menjadi sekitar 2.000 unit per bulan untuk memenuhi pasar yang terus meningkat,” ujarnya.

Yohannes menambahkan, Isuzu menjadi rajanya diesel yang memimpin pasar untuk segmen kendaraan niaga di tanah air, terutama tipe Isuzu Elf yang pangsa pasarnya cukup luas. “Kami berkomitmen untuk segera mewujudkan pabrik untuk memenuhi permintaan pasar,” imbuhnya.

Sebelumnya, Divisi Head Marketing PT Isuzu Asrta Motor Indonesia Edy Jusuf Oekasah menjelaskan Isuzu menjadi rajanya diesel yang memimpin pasar untuk segmen kendaraan niaga di tanah air, terutama tipe Isuzu Elf yang pangsa pasarnya cukup luas. Untuk itu, perusahaan berkomitmen untuk segera mewujudkan pabrik untuk memenuhi permintaan pasar.

Adapun beberapa produk Isuzu Elf banyak digunakan sebagai pendukung kegiatan bisnis bidang transportasi barang dan penumpang seperti tipe NKR 55L banyak dipakai untuk truk box, NKR 55 sebagai truk bak terbuka, NPS 75 untuk segala kondisi, serta Elf NKR 55 LWB long wheel base untuk kendaraan penumpang.

Berbagai tipe Izusu Giga dan Elf tersebut menjadi daya tarik boot Isuzu di arena IIMS 2012, bersama sejumlah tipe kendaraan penumpangnya yaitu Isuzu Panther Adventure, Panther Smart, Isuzu Pickup, Isuzu Bison dan Isuzu DMX, yang banyak menyedot perhatian pengunjung.

Tonton Eko Boedianto, Departement Head Product Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia, mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas produk dan pelayanannya kepada pelanggan, antara lain dengan menambah teknologi mimamori pada unit Isuzu.

Teknologi mimamori yang akan menjadi fitur penting pada Isuzu Giga dan FTR, lanjutnya, memberikan keuntungan bagi pemiliknya serta konsumen yang dilayani dengan tingkat efisensi biaya distribusi yang mencapai sekitar 20%, sebagaiman armada truk tersebut di Thailand. “Pelaku bisnis jasa logistis dan ekspedisi yang mengoperasikan truk Isuzu Giga dengan perangkat teknologi mimamori fleet management system itu dapat meraih keuntugan dari segi keselamatan, ekonomis, efisiensi dan keamanan,” ujarnya.

Menurutnya, pemilik kendaraan niaga yang dilengkapi perangkat mimamori dapat memantau secara detail dan terus menerus pergerakan armadanya, termasuk kondisi engine sehingga kedua belah pihak yang berbisnis, pemilik dan konsumen, mendapat jaminan ketepatan waktu pengiriman.

BERITA TERKAIT

Covid-19 Meluas,Pemerintah Menjaga Produktivitas Industri

NERACA Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong pelaku industri dapat beperan aktif dalam upaya penanganan virus korona (Covid-19)…

Cegah Penyebaran COVID-19, Pertamina Sterilkan Tabung LPG

NERACA Semarang - Dalam rangka mencegah penyebaran infeksi Virus Corona (Covid-19), PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region IV wilayah…

Petani Milenial Siapkan Layanan Antar Produk Pangan

NERACA Jakarta - Virus Covid-19 telah menjangkit ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Pemerintah pun sudah mengimbau masyarakat untuk menjalankan protokol…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Tepung Jagung Olahan Tembus Pasar Israel

NERACA Cilegon - Pangsa pasar produk olahan berupa tepung jagung atau corn starch hasil industri di Cilegon berhasil tembus pasar…

Pemerintah Upayakan Kebijakan Khusus Bagi Koperasi

NERACA Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM mengakui bahwa pihaknya sedang mengupayakan ada kebijakan khusus bagi koperasi terkait…

Ribuan Ton Impor Bawang Siap Masuk ke Indonesia

NERACA Jakarta – Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Hortikultura mengakui jumlah volume RIPH bawang putih dan bombai yang telah diterbitkan…