Kobexindo Catatkan Pendapatan Rp 980,45 Miliar

NERACA

Jakarta –Berkah kenaikan penjualan alat berat mengerek penjualan PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX). Pasalnya, perseroan membukukan pendapatan Rp980,45 miliar pada akhir September 2012. Atau naik 6% dibandingkan periode yang sama tahun sebesar Rp924,72 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (29/11). Direktur Utama Kobexindo Tractors Humas Saputro mengatakan, kontribusi terbesar pendapatan ditopang oleh penjualan alat berat yang mencapai 88,41% terhadap pendapatan secara total.

Dia juga menambahkan, pertumbuhan terbesar terjadi pada segmen jasa perbaikan dan suku cadang yang naik 65,03% dan 46,11% menjadi Rp34,03 miliar dan Rp73,90 miliar. Humas juga mengatakan, hal ini menunjukan pelayanan prima yang diberikan Perseroan kepada pelanggan.

Untuk segmen penjualan alat berat, segmen forklift mencatat pertumbuhan terbesar dengan 90,63% menjadi Rp119,933 miliar per September 2012, dibandingkan penjualan periode yang sama 2011 sebesar Rp62,914 miliar. Penjualan forklift merek Doosan berkontribusi sebesar 54,60% sedangkan, merek Jungheinrich 45,40% terhadap total angka penjualan forklift.

Selain itu, perseroan juga mencatatkan laba kotor hingga kuartal III-2012 sebesar Rp211,17 miliar dengan marjin laba kotor bertahan di 21,54%. Sementara laba usaha tercatat Rp86,89 miliar dikarenakan adanya peningkatan depresiasi menyusul investasi yang cukup besar. Sedangkan laba bersih tercatat Rp61,4 miliar.

Disamping itu, perseroan juga optimis dapat meningkatkan daya saing di industru alat berat nasional. Dimana sektor perkebunan, konstruksi dan pertambangan masih menjadi target market potensial bagi perseroan. (bani)

BERITA TERKAIT

Hermina Serap Belanja Modal Rp 450,3 Miliar

NERACA Jakarta – Di semester pertama 2018, PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL) telah menggunakan dana belanja modal senilai Rp450,3 miliar.…

Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Depok Rp93 Miliar

Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Depok Rp93 Miliar NERACA Depok - Kepala BPJS Kesehatan Cabang Depok Maya Febriyanti Purwandari mengatakan jumlah…

Super Energy Bidik Dana IPO Rp 38 Miliar

PT Super Energy Tbk (Persero) akan melakukan penawaran umum perdana saham sebesar 240 juta lembar saham atau sebesar 16,03% dari…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

The Duck King Patok IPO Rp 505 Per Saham

NERACA Jakarta – Emiten pengelola jaringan restoran The Duck King, PT Jaya Bersama Indo Tbk (JBI). menetapkan harga saham dalam…

BEI Suspensi Saham PT Mahaka Media Tbk

Selang setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) atau masuk UMA, saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) akhirnya…

Lunasi Obligasi Jatuh Tempo - Pefindo Naikkan Peringkat Antam Jadi A-

NERACA Jakarta - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menaikan peringkat PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan Obligasi I (2011) menjadi…