free hit counter

RPP Jaminan Kesehatan Ditargetkan Selesai Sebelum 2013

Jumat, 30/11/2012

NERACA

Jakarta – Meski Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Jaminan Kesehatan yang merupakan turunan UU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) masih tarik ulur, Ketua Dewan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) Chazali Situmorang menyatakan, pemerintah serius akan menyelesaikan dalam waktu dekat ini atau selesai sebelum tahun 2013.

"Masih ada beberapa hal yang belum clear, seperti besarnya iuran bagi PBI (penerima bantuan iuran, red) dan pembayaran iuran oleh pemberi kerja dan atau pekerja, termasuk besarannya," ujarnya pada acara peluncuran Peta Jalan Jaminan Kesehatan Nasional 2012-2019, Kamis (29/11).

Dewan SJSN masih mempertimbangkan besaran iuran untuk pekerja upah berkisar antara 5%-6% dari upah (take home income).

Adapun porsi iuran pekerja dan pemberi kerja diusulkan antara 2-3% bagi pekerja dan 3-4% bagi pemberi kerja. Chazali mengatakan, pembahasan mengenai peraturan turunan ini ditekankan pada aspek peningkatan manfaat jaminan sosial. “Peningkatan ini ditujukan bagi peserta BPJS dan juga demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin, petani, dan buruh di Indonesia,” paparnya.Next