Membuat Teras Yang Aman dan Nyaman

Karena merupakan kawasan terbuka di luar rumah. Banyak mara bahaya mengancam penghuni rumah di teras miliknya, baik siang dan terutama di waktu malam. Mara bahaya itu antara lain kehadiran binatang-binatang, mulai dari laron, nyamuk, ngengat, kutu busuk, lalat, kecoa, kelabang, semut, ulat, cacing, pacet, tikus, kalong, hingga ular. Apalagi di depan teras terdapat taman yang banyak tanaman dan pepohonannya. Binatang-binatang itu dapat menyebabkan penyakit demam berdarah, gatal-gatal, jijik, alergi kulit, penyakit pes, maupun keracunan bisa. Para orang tua sering menasihati beberapa hal untuk mengusir atau mencegah kehadiran hewan-hewan tersebut. Lalat, biasanya muncul jika terdapat makanan berceceran. Semut juga demikian. Semut muncul dari lobang kecil di lantai atau tembok. Jadi, usahakan teras dalam keadaan bersih dari ceceran makanan. Periksa jangan sampai ada lantai yang bolong. Nyamuk biasanya menghuni di got-got atau tempat berair lainnya. Karena itu, usahakan jangan sampai ada genangan air di halaman. Nyamuk muncul di got-got yang biasanya kotor. Jika bersih dan mengalir, jarang terdapat jentik-jentik nyamuk. Ada tanaman pengusir nyamuk, misalnya lavender dan zodia. Bisa ditaruh di pot-pot dan ditempatkan di dekat jendela. Kecoa, keluar biasanya datang lobang-lobang air kotor, termasuk got. Hewan itu suka masuk ke rumah atau paling tidak nongkrong di teras dan kolong-kolong. Untuk mencegah kehadirannya, perlu bau-bauan pengusir. Antara lain, daun salam, irisan ketimun atau jeruk limau, dan biji lavender. Yang instan, kapur barus. Tempat benda-benda itu di jalur kecoa keluar masuk. Untuk mengusir atau mencegah kelabang, cacing, dan pacet naik ke teras, bahkan masuk ke rumah pada malam hari, pagari pinggir teras dengan garam halus. Jika ditaburi garam halus, ketiga hewan itu menjadi sekarat lalu mati. Mencegah ulat daun masuk ke teras, mudah, bersihkan teras dari ranting pohon. Ada jenis tanaman yang tak disukai ular, yaitu lidah mertua atau bahasa latinnya sansivera. Bisa ditanam langsung di tanah atau di pot-pot. Ular masuk lewat pagar, karenanya, tempatkan lidah mertua di sepanjang pagar atau dekat pintu pagar. Lalu, kelelawar atau kalong, biasanya hinggap di bawah atap teras yang tak rata, misalnya yang memakai plafon. Jahatnya, kalong suka membuang potongan buah-buahan seperti jambu, mangga, dan rambutan, ke lantai. Dia juga suka meninggalkan tai yang jika tak segera dibersihkan, bercaknya sulit hilang. Biasanya, kalong tak suka hinggap di tempat yang gelap. Jadi, kuncinya, usahakan setiap hari teras dalam keadaan bersih dan terang. (saksono)

BERITA TERKAIT

Hasto: Struktur Partai dan Caleg Terus Lakukan Kerja Teritorial

Hasto: Struktur Partai dan Caleg Terus Lakukan Kerja Teritorial NERACA Jakarta - Beberapa jam menjelang debat ketiga Pilpres, Partai Demokrasi…

Perludem: Kepastian Hukum yang Kuat Penting untuk KPU

Perludem: Kepastian Hukum yang Kuat Penting untuk KPU NERACA Jakarta - Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi…

Menteri Kelautan dan Perikanan - Generasi Muda Berperan Penting Jaga Laut

Susi Pudjiastuti Menteri Kelautan dan Perikanan Generasi Muda Berperan Penting Jaga Laut Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti…

BERITA LAINNYA DI HUNIAN

Keberhasilan Program Sejuta Rumah Dorong Hunian Layak

Keberhasilan Program Sejuta Rumah Dorong Hunian Layak NERACA Jakarta - Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)…

Keberadaan MRT Ubah Peta Properti Jakarta

Keberadaan MRT Ubah Peta Properti Jakarta NERACA Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai keberadaan kereta massal mass rapid…

Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Program Satu Juta Rumah

Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Program Satu Juta Rumah NERACA Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal…