Tepat Memilih Kursi Teras

Sebagai ruang duduk, bagi tamu maupun keluarga, kursi di teras harus disesuaikan dengan situasinya, yaitu luas teras, interior luar luar tamu, maupun dipadupadankan dengan kawasan luar rumah lainnya,. Kalau teras depan, tentu harus serasi dengan garasi dan carport. Ada beberapa pilihan jenis kursi yang akan kita tempatkan di teras. Tapi, yang paling menentukan adalah luasan teras. Model teras akan ditentukan oleh suasana sekitar agar terasa menyatu. Luas Teras. Jika terasnya luas, dapat saja kita tempatkan kursi sebagai empat unit berikut mejanya. Layaknya ruang tamu. Bahkan, ada kalanya rumah besar mempunyai teras yang sama atau lebih besar dari ruang tamu. Teras itu membujur sejak ruang tamu hingga depan kamar. Kadangkala, seperti gedung, rumah besar malahan tak punya teras yang difungsikan sebagai tempat menerima tamu atau sebagai ruang keluarga. Sebab, ruang tunggu tamu itu berada di dalam. Dengan demikian, ruang tamu di dalam bisa berlapis. Sedangkan jika ukuran sama dengan ruang tamu, cukuplah ditaruh satu set meja dan empat kursi. Untuk rumah keluarga muda yang mungil dan minimalis, biasanya teras berukuran lebih kecil, kecuali dimodifikasi agar lebih luas. Untuk ukuran minimalis, teras terkadang hanya cukup ditempat dua kursi dan satu meja. Jika ukurannya kurang dari itu, mungkin hanya cukup untuk satu kursi, tapi yang berukuran lebih panjang, jadi muat untuk dua orang. Model Kursi. Sedangkan jenis kursi yang dapat dipajang di teras dengan berbagai ukuran itu, ada bermacam-macam. Tentu tergantung selera. Di antara pilihan itu adalah model kayu ukiran, kayu tanpa ukiran, rotan, bambu, besi tempa, sofa, dan balai-balai. Ada banyak pilihan kayu ukiran, yang terkenal, tentu ukiran dari Jepara. Sedangkan kursi kayu tanpa ukiran, misalnya khas Betawi. Agar lebih menunjukkan kekhasan Betawi-nya, teras juga perlu dihiasi kayu hias pada bagian lisplangnya. Rumah khas Betawi biasanya ditonjolkan dalam bentuk pintu dan jendela kayunya yang dipasang bertumpuk miring berongga. Kursi rotan dan berbahan bambu juga tak kalah apiknya, walaupun bahannya lebih murah dibanding kayu ukiran. Yang paling awet, tahan banting, tak lekang oleh panas dan hujan adalah kursi dari besi tempa. Tapi, jika kursi itu ditempatkan di teras, biasanya dilengkapi dengan bantal agar empuk. Khusus yang memilih kursi datri kayu, kayu jati utamanya, ahli interior menyarankan sejumlah hal. Pertama, kayu jati mempunyai beberapa grid. A, B, C. Grid A tentu lebih mahal dari B, demikian juga B terhadap C. Grid itu menunjukkan kualitas kayu, dilihat dari umurnya. Makin tua hingga 20 tahun, makin mahal. Mebel kayu jati grid A itulah yang biasanya diekspor. Kedua, dari cita rasa. Biasanya menyangkut bentuk atau corak ukiran. Makin rumit, tentu makin mahal. Ada beberapa corak, kontemporer, klasik, colonial, fusion, dan minimalis. Agar lebih nyaman, kursi dilengkapi dengan bantal duduk maupun bantal sandaran. Ketiga, keutuhan kayu. Disarankan agar kita hindari kayu sambungan. Tapi, kayu tak bersambungan tentu harganya lebih mahal dari kayu sambungan, karena konstruksinya lebih kuat. Keempat, jangan lupa survei harga. Sebab, siapa tahu dengan kualitas sama-sama grid B, misalnya, di showroom milik Anto, lebih mahal dari milik Budi. Lebih bagus, setidaknya tiga atau empat tempat. Keliam, setelah kita beli dan tempatkan, walaupun awet, tentu tetap membutuhkan perawatan. Untuk membersih mebel kayu jati, ada pembersih khusus. Betul cara perawatan akan menambah usia kursi-kursi tersebut. (saksono)

BERITA TERKAIT

2019, Saat Tepat Investasi Lahan di Bali

NERACA Jakarta-  Peningkatan industri sektor pariwisata di Pulau Dewata, Bali menyebabkan bertambahnya minat para investor untuk mencari peluang bisnis di…

BEI Kembali Bakal Lelang Dua Kursi AB

Bila tidak ada aral melintang, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana melelang dua saham pada awal Februari 2019 mendatang. Dua…

Optimalisasi Pelayanan BPJS Kesehatan Sudah Tepat Sasaran

  Oleh : Amira Zahra, Peneliti FISIP Universitas Diponegoro Sebagai upaya optimalisasi implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia…

BERITA LAINNYA DI HUNIAN

Pasar Properti Jakarta Menunggu Momentum Pemulihan

Pasar Properti Jakarta Menunggu Momentum Pemulihan NERACA Jakarta - Konsultan properti, Colliers International, menyatakan pasar properti yang terdapat di wilayah…

Hotel Indonesia Natour Kelola 12 Hotel Tambahan

Hotel Indonesia Natour Kelola 12 Hotel Tambahan NERACA Jakarta - PT Hotel Indonesia Natour (Persero) mulai awal tahun ini mengelola…

Perluas Ekspansi KPR, BRISyariah Gandeng Ciputra Group

Perluas Ekspansi KPR, BRISyariah Gandeng Ciputra Group NERACA Jakarta - PT Bank BRIsyariah Tbk atau BRIsyariah memperluas ekspansi kerjasamanya dengan…