Airasiago.com Targetkan 6.000 Transaksi di Akhir 2012 - Luncurkan Logo Baru

NERACA

Jakarta - Airasiago.com, salah satu unit usaha grup Air Asia baru saja mengeluarkan logo baru. Dengan meluncurkan logo baru tersebut, Airasiago.com menargetkan 6.000 transaksi di sisa akhir tahun 2012.

"Di semester pertama, transaksi telah mencapai 6.000. Dipenghujung tahun ini, kita menargetkan transaksi bisa mencapai 6.000," ungkap Head of marketing AirAsiaGo.com Stanley Mangindaan saat peluncuran logo barunya di jakarta, Rabu (28/11).

Menurut Stenly, setiap bulannya Airasiago.com telah melayani sebanyak 500-600 transaksi dengan rata-rata pertransaksi adalah Rp2 juta. AirAsiaGo.com adalah situs atau website yang menawarkan hotel maupun penerbangan pesawat Air Asia bagi traveler untuk berlibur dengan harga yang bersaing.

Selama ini, menurutnya, Airasiago.com memberikan kontribusi pendapatan kepada Grup Air Asia sebesar 20%. "Kita menjajaki program online digital, orang lebih tiket saja, atau tiket pesawat sama hotel. Airasiago.com lebih komplit. Dan Booking dua tahun terakhir meningkat 126%," tambahnya.

Ia mengatakan Airasiago.com yang bernaung di bawah AirAsiaExpedia, merupakan joint venture antara perusahaan online terkemuka dunia yaitu Expedia Inc dan maskapai penerbangan dengan yaitu Air Asia yang berfokus pada jasa pemesanan hotel dan paket berlibur, meluncurkan logo terbaru dan inisiatif-inisiatif baru sejalan dengan besarnya peluang dalam industri pariwisata.

"Ini sejalan dengan tagline airasiago.com yaitu holidays, hotel and fun. Kami juga memperluas pilihan hotel, aktivitas berlibur dan jasa perjalanan dengan memberikan harga dan penawaran yang menarik," imbuhnya.

Stely mengatakan sektor industri pariwisata Indonesia saat ini berkembang pesar, namun masih banyak wisatawan manca negara dan lokal yang belum mengetahui ragam destinasi di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa konsumen sendiri belum banyak mengetahui dan bertanya-tanya tentang ragam pilihan tujuan wisata dan aktivitas di ragam destinasi di Indonesia. "Kami ingin menjawab pertanyaan-pertanyaan konsumen tersebut dengan memberikan pilihan dengan cost effective dan aktivitas yang menyenangkan," katanya.

Minat Makin Tinggi

Di tempat yang sama, Regional general Manager Airasiago.com Darren Goh mengatakan sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia, masyarakat Indonesia memiliki minat semakin tinggi untuk berwisata, terlebih Indonesia memiliki keindahan alam dan tempat berlibur yang menyenangkan dan belum tersentuh. "Kami akan menjadi bagian dalam mengembangkan industri pariwisata di Indonesia," ucapnya.

Sebelumnya, Airasiago.com juga melakukan kerjasama dengan Wego Asia Pasifik. Dengan kesepakatan tersebut, seluruhsitus Wego akan terintegrasi dengan deal-deal hotel dengan harga kompetitif dari AirAsiaGo. Pengguna situs metasearch travel Wego, kini dapat menemukan deal dari sebanyak 70.000 hotel dari AirAsiaGo. Pengguna Wego juga dapat membandingkan harga dari tawaran AirAsiaGo dengan deal dari partner Wego lainnya. Pengguna juga dapat langsung membooking hotel dan tiket penerbangan secara langsung melalui situs Wego.

Sedangkan AirAsiaGo memperoleh keuntungan berupa pasar yang lebih luas dari kerja sama ini. Lima puluh situs lokal dalam 30 bahasa milik Wego menjadi platform yang tepat bagi AirAsiaGo untuk memperluas target pengguna. Menurut Darren, dengan banyaknya pilihan deal hotel dari AirAsiaGo dengan antarmuka pemesanan yang mudah akan mampu menarik pengguna Wego untuk bertransaksi dengan AirAsiaGo.

Wego yang berbasis di Singapura dan beroperasi di 50 negara di seluruh dunia, kini mempunyai sekitar 350.000 pilihan akomodasi yang bisa dipilih oleh jutaan penggunanya. Pada kuarter kedua tahun 2012 ini Wego setiap harinya memasukkan potensi transaksi sebesar 10 juta dollar Amerika ke situs-situs partnernya.

BERITA TERKAIT

Mencari Pasar Ekspor Baru Produk Sawit

Sepanjang Oktober 2018, volume ekspor minyak sawit Indonesia menunjukkan peningkatan yang menggembirakan, antara lain melalui lonjakan permintaan dari China. Ekspor…

Sampai Akhir November, 100 Perusahaan di Kota Sukabumi Gulung Tikar

Sampai Akhir November, 100 Perusahaan di Kota Sukabumi Gulung Tikar NERACA Sukabumi - Sampai dengan akhir November tahun 2018, Dinas…

DSNG Akuisisi Perusahaan Sawit - Nilai Transaksi Bengkak Jadi Rp 2,1 Triliun

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan produksi lebih besar lagi, PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) akan mengakuisi PT Bima Palma…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Insinyur Perlu Berkontribusi Ciptakan Inovasi

NERACA Jakarta – Insinyur dinilai berperan penting dalam menyukseskan penerapan revolusi industri 4.0 di Indonesia melalui penguasaan teknologi terkini. Hal…

Sektor Riil - Komplek Petrokimia Senilai US$3,5 Miliar Dibangun di Cilegon

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian terus mendorong tumbuhnya industri petrokimia di Indonesia untuk semakin memperkuat struktur manufaktur nasional dari sektor…

Kemenperin Gandeng IMIP Gelar Diklat 3 in 1 Industri Logam

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian dan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) sepakat menjalin kerja sama dalam upaya mencetak tenaga…