Gelar Investor Summit, BEI Bidik 500 Ribu Investor Baru

NERACA

Jakarta–Menyadari minimnya investor pasar modal dalam negeri menjadi agenda penting bagi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk meningkatkan jumlah investor. Salah satu mediasinya, BEI kembali menggelar investor summit 2012.

Direktur Pengembangan BEI Frederica Widyasari Dewi mengatakan, kembali digelarnya investor summit menjadi cara untuk mengenalkan industri pasar modal kepada masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya menargetkan ada penambahan 500 ribu investor baru tahun depan, “Untuk usaha tersebut, BEI akan terus meningkatkan sosialisasi serta mengeluarkan program gemilang investasi bursa, “katanya di Jakarta kemarin.

Menurutnya, penambahan jumlah investor tersebut tersebar pada berbagai instrumen pasar modal, seperti saham, obligasi, reksa dana, Sukuk, dan Efek Beragun Aset (EBA). Selain itu, untuk mendukung usaha itu, lanjut Frederica, pihak self regulatory organizatioan (SRO) sendiri akan memberikan perlindungan investor berinvestasi di pasar modal lewat lembaga perlindungan dana investor yakni PT Penyelenggara Program Perlidungan Investor Indonesia (P3II). “Pembuatan lembaga tersebut telah disetujui oleh Kementerian Hukum dan HAM,” ujarnya.

Dana awal perusahaan tersebut berasal dari SRO sebesar Rp100 miliar. Dana sebesar itu untuk kebutuhan operasional hingga tiga tahun ke depan. Sementara itu, Direktur Utama BEI, Ito Warsito menambahkan, BEI juga akan mengeluarkan program gemilang investasi bursa.

Program gemilang investasi bursa merupakan program undian berhadiah yang ditujukan bagi investor saham dan sales Anggota Bursa. Dengan program ini, diharapkan bisa menggerakan Anggota Bursa dalam menjaring investor baru. “Program ini diharapkan bisa mendekatkan dengan investor,” tutur Ito.

Sasaran dan tujuan program gemilang investasi bursa adalah untuk meningkatkan jumlah investor ritel domestik khusus pada instrumen saham di pasar modal Indonesia. (bani)

BERITA TERKAIT

Investor di Bursa Capai 820 Ribu Investor

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan, jumlah investor saham per bulan Oktober 2018 mencapai 820.000 investor berdasarkan…

BEI Dorong Perusahaan di DIY Go Public

Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Daerah Istimewa Yogyakarta mendorong perusahaan di daerah itu baik milik swasta maupun badan usaha…

Saham SOSS Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengenakan status unusual market activity (UMA) pada saham PT Shield On Service…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PTBA Bukukan Laba Bersih Rp 3,93 Triliun

Di kuartal tiga 2018, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) membukukan laba bersih Rp3,93 triliun, naik 49,67% year on year (yoy)…

BEI Suspensi Saham Trancoal Pacific

Mengalami kenaikan harga saham di luar kewajaran, perdagangan saham PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) dihentikan sementara atau disuspensi oleh PT…

Hotel Mandarine Bakal Gelar Rights Issue

Perkuat modal dalam rangka mendanai ekspansi bisnisnya, PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) berniat menerbitkan saham dengan hak memesan efek…