Matahari Departemen Store Bukukan Laba Rp 629,94 Miliar

Sampai dengan September 2012, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) membukukan laba bersih Rp629,94 miliar, atau naik 77,10% dibandingkan periode yang sama 2011 sebesar Rp355,68 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (27/11). Disebutkan, pendapatan bersih perseroan juga naik 18,44% menjadi Rp4,25 triliun, YoY dari Rp3,59 triliun.

Sementara pendapatan terbesar diperoleh dari penjualan eceran yang meningkat 20,05% menjadi Rp2,39 triliun, kemudian penjualan konsinyasi yang naik 16,12% menjadi Rp1,83 triliun, dan pendapatan jasa yang meningkat 43,31% menjadi Rp26,93 miliar.

Adapun beban pokok juga meningkat 18,09% menjadi Rp1,45 triliun, dan laba kotor naik menjadi Rp2,80 triliun dari sebelumnya Rp2,36 triliun. Kendati demikian, jumlah aset perseroan per September 2012 turun 0,66% menjadi Rp2,41 triliun dibanding per Desember 2011 sebesar Rp2,42 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Sentul City Bukukan Penjualan Rp 813 Miliar

NERACA Bogor – Emtien properti, PT Sentul City Tbk (BKSL) berhasil mencatatkan kinerja positif di kuartak tiga 2018. Dimana perseroan…

Garap Empat Proyek TOD - URBN Bidik Pendapatan Rp 400 Miliar di 2019

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan sahamnya di pasar modal, emiten properti PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) mengincar pendapatan tahun…

Ekspansi di Timur Indonesia - SOTS Siapkan Investasi Rp 250 Miliar

NERACA Jakarta – Pacu pertumbuhan bisnis properti lebih agresif lagi di tahun depan, PT Satria Mega Kencana (SOTS) memiliki rencana…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perumnas Terbitkan MTN Rp 300 Miliar

Danai pengembangan bisnisnya, Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas) akan menerbitkan surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN)…

BEI Suspensi Saham Perdana Bangun

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi atau penghentian sementara perdagangan saham PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) setelah sebelumnya…

Indosat Lunasi Obligasi Rp 224,59 Miliar

Meskipun performance kinerja keuangan masih negatif, kondisi tersebut tidak membuat PT Indosat Tbk (ISAT) untuk nunggak bayar obligasi yang jatuh…