Pefindo Beri Rating AA PT Pembangkit Jawa-Bali

Setelah obligasi Pembangunan Jaya Ancol yang disematkan rating AA-, kini PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) kembali menetapkan rating AA kepada PT Pembangkit Jawa-Bali. Sementara untuk outlook untuk perusahaan adalah stabil.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (27/11). Disebutkan, peringkat tersebut diberikan karena tercermin dari integritas kegiatan operasional dan keuangan perusahaan dengan perusahaan induknya PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan tumbuhnya permintaan listrik untuk area Jawa-Bali.

Adanya pembatasan peringkat tersebut karena menurunnya posisi pasar perusahaan di area Jawa-Bali dan kemungkinan terhambatnya rencana ekspansi perusahaan karena terbatasnya kemampuan pendanaan PPLN.

Sebagai informasi, PJBE adalah sebuah perusahaan listrik di Indonesia, di mana keseluruhan sahamnya dimiliki oleh PLN. Bisnis lain PLBE adalah memproduksi dan menyediakan listrik bagi PLN.

Sampai akhir Juni 2012 PJBE memiliki dan mengelola enam pembangkit listrik (pembangkit listrik tenaga uap, pembangkit listrik tenaga gas, pembangkit listrik tenaga uap dan gas, dan pembangkit listrik tenaga air) dengan total kapasitas terpasang sebesar 6.977 megawatt (mw) yang terbesar di daerah Jawa. (bani)

BERITA TERKAIT

Pefindo Pangkas Peringkat MDLN Jadi Negatif

NERACA Jakarta – Dibalik ekspansi bisnis PT Modernland Realty Tbk (MDLN), justru sebaliknya PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) merevisi peringkat…

Kantongi Dana IPO Rp 85,42 Miliar - Capri Satu Nusa Kembangkan 10 Resort di Bali

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan saham perdananya di pasar modal, PT Capri Satu Nusa Properti Tbk (CPRI) dibuka naik 24%…

Miris, Empat Bulan BPSK Jawa Barat Belum Terima Honor

Miris, Empat Bulan BPSK Jawa Barat Belum Terima Honor NERACA Sukabumi – Miris, selama empat bulan terakhir ini, anggota Badan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Astrindo Raih Pendapatan US$ 27,16 Juta

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) membukukan pendapatan sebesar US$27,16 juta atau melesat…

Optimalkan Tiga Lini Bisnis Baru - Mitra Investindo Siapkan Capex US$ 3 Juta

NERACA Jakarta – Menjaga keberlangsungan usaha pasca bisnis utama terhenti pada akhir tahun lalu, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) bakal…

Laba Betonjaya Melesat Tajam 144,59%

Di tahun 2018, PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) mencatatkan laba tahun berjalan senilai Rp27,81 miliar atau naik 144,59% dibandingkan periode…