Asuransi, Antara Premi dan Manfaat

Nyaris tiap hari para pemilik rekening bank maupun pemegang kartu kredit dihantui telepon atau pesan singkat (SMS) dari nomor telepon tak dikenal. Mereka menawari berbagai macam program asuransi yang diterbitkan anak perusahaan bank maupun perusahaan asuransi yang bekerja sama dengan penerbit kartu kredit. Nah,berikut ini beberapa kiat agar Anda tak salah menentukan asuransi mana yang akan diikuit.

Sesuaikan dengan Kebutuhan

Lihat, apakah program yang ditawarkan itu sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, dana pendidikan untuk anak-anak, santunan kesehatan dan asuransi jiwa, asuransi mobil yang baru dibeli, atau jenis asuransi yang mengutamakan investasi.

Lihat Sistem Asuransinya

Apakah program asuransi yang ditawarkan sudah sesuai dengan kaidah hukum dan syariat agama, karena menyangkut aspek kehalalan, apakah mengandung unsur penipuan, pemerasan, atau yang menerapkan hukum riba.Jika ingin yang adil, manusiawi, dan tidak bertentangan dengan syariat, pilih asuransi yang menerapkan pola syariah dan dari perusahaan syariah.

Lihat Perusahaan Penerbit/Pengelola

Pilihlah perusahaan yang memang sudah berpengalaman menyelenggarakan program asuransi.Kebonafidan perusahaan itu ditunjukkan dengan banyaknya kantor cabang di berbagai kota. Makin banyak cabangnya, setidaknya menunjukkan perusahaan itu memiliki jaringan yang luas dan memiliki nasabah yang banyak.

Pengalaman Kasus Klaim

Ada baiknya, kita tanyai dulu mereka yang sudah pernah dan masih menjadi nasabah asuransi tersebut. Kasus pembayaran klaim yang menyusahkan nasabah, tentu menjadi satu pertimbangan kita tolak tawaran berasuransi.

Pelajari Ilustrasi

Biasanya, para agen akan menjelaskan program asuransi melalui ilustrasi atau simulasi jumlah premi yang dibayarkan, jumlah santunan yang akan kita terima, berapa yang disisihkan untuk investasi dan berapa yang dialokasikan untuk dana sosial (tabbaru). Hati-hati, terkadang ilustrasi itu sangat menggiurkan, tapi sering di luar kenyataan.

Berapa Besar Premi

Yang paling menegangkan adalah memilih besaran premi asuransi yang akan kita ikuti. Biasanya, makin besra iuran, makin banyak pula santunan yang akan kita terima jika mengalami musibah sesuai dengan manfaatnya. Tentu harus menyesuaikan dengan kemampuan keuangan keluarga. Ada yang dibayarkan secara bulanan, triwulan, semesteran, atau tahunan.

Tata Cara Pembayaran Premi

Tentukan cara pembayaran dengan pola debit rekening tabungan atau kartu kredit. (saksono)

BERITA TERKAIT

Hoax Ancam Keutuhan Indonesia dan Keberlanjutan Pembangunan

   Oleh: Muhammad Satyan Azikar dan Erwin Sikumbang, Mahasiswa PTN Hoax merupakan komponen perusak demokrasi yang nyata dalam momentum  pesta…

Ekspor Rokok dan Cerutu Naik Hingga US$931,6 Juta

NERACA Jakarta – Industri Hasil Tembakau (IHT) merupakan salah satu sektor manufaktur yang mampu memberikan kontribusi besar terhadap penerimaan devisa,…

Rekrutmen Prajurit TNI AD dari Wilayah Perbatasan - Terluar dan Pedalaman Miliki Nilai Strategis

Rekrutmen Prajurit TNI AD dari Wilayah Perbatasan Terluar dan Pedalaman Miliki Nilai Strategis NERACA Jakarta – Rekrutmen atau penerimaan calon…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

KUR, Energi Baru Bagi UKM di Sulsel

Semangat kewirausahaan tampaknya semakin membara di Sulawesi Selatan. Tengok saja, berdasarkan data yang dimiliki Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel,…

Obligasi Daerah Tergantung Kesiapan Pemda

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penerbitan obligasi daerah (municipal bond) tergantung pada kesiapan pemerintahan daerah karena OJK selaku regulator hanya…

Bank Mandiri Incar Laba Rp24,7 T di 2018

PT Bank Mandiri Persero Tbk mengincar pertumbuhan laba 10-20 persen (tahun ke tahun/yoy) atau sebesar Rp24,7 triliun pada 2018 dibanding…