Pasar Otomotif RI Booming, Cina Bangun Pabrik Ban di Cikampek

NERACA

Jakarta – Booming pasar otomotif di Indonesia mendorong produsen ban asal Cina, Shandong O'Green Group, merealisasikan penanaman investasi sebesar US$ 500 juta dengan menggandeng perusahaan nasional PT Vorich WealthIndo untuk membangun pabrik di Cikampek, Jawa Barat.

Menurut Presiden Direktur Shandong O'Green Group, Wang Jie, dengan mendirikan fasilitas produksi di Indonesia dan dikombinasikan dengan teknologi canggih Cina, pabrik tersebut diharapkan mampu mengeksekusi beberapa biaya dengan efisien sebagai strategi untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi dengan nilai ekonomis bagi pasar lokal dan pasar internasional.

"Kami sangat yakin bahwa Indonesia sebagai negara berkembang pesat dalam sektor industri ini mempunyai pasar yang besar," ujar Jie saat memberikan sambutan pada acara ground breaking pabrik tersebut di Cikampek, Purwakarta, Jawa Barat, Senin (26/11).

Sementara Direktur Utama Shandong O’Green Group, Zirong Wang menambahkan, O’Green telah membangun jaringan penjualan internasional dan ekspor lebih dari 40% produk yang dijual di seluruh dunia. Pada tahun lalu, nilai omzet perusahaan mencapai US$ 1,63 miliar.

Dengan total nilai investasi sebesar US$ 500 juta, pembangunan pabrik di Cikampek diharapkan akan selesai pada Februari 2014. Pabrik tersebut ditargetkan mampu memproduksi dua juta ban truck and bus radial (TBR) per tahun dan lima juta ban passanger car radial (PCR) per tahun.

Shandong O'Green Tyres, kata Wang, telah memutuskan untuk fokus pada pengembangan fasilitas manufaktur ban di Indonesia untuk lima tahun ke depan.

Wang menambahkan, di seluruh dunia, teknologi ban baja "tubeless" telah menjadi tren dan mempunyai kualitas yang tinggi. "Sehingga kami yakin bahwa tren ini akan berlanjut dan ban baja 'tubeless' akan menggantikan jenis ban 'cord nylon'," ucapnya.

Perusahaan yang telah berdiri pada 2002 ini sudah banyak memproduksi ban dan cincin baja serta produksi karbon hitam dan komponen truk beserta suku cadangnya hingga ke kawasan Amerika Utara, Amerika Selatan, Afrika, Timur Tengah, Eropa Barat, Asia Tenggara dan Australia.

BERITA TERKAIT

Satu Pabrik Gula Lagi Bakal Beroperasi di Sumsel

Satu Pabrik Gula Lagi Bakal Beroperasi di Sumsel NERACA Palembang - Satu pabrik gula lagi yakni PT Pratana Nusantara Sakti…

PD Pasar Tangerang Kelola 18 Pasar Tradisional

PD Pasar Tangerang Kelola 18 Pasar Tradisional NERACA Tangerang - Perusahaan Daerah (PD) Pasar Niaga Kerta Raharja, Badan Usaha Milik…

Proses Pemilu Berlarut - Laju Pasar Obligasi Terancam Terhambat

NERACA Jakarta – Pasar obligasi dalam negeri masih menjadi perburuan investor asing, meskipun tahun ini merupakan tahun politik. nvestor masih…

BERITA LAINNYA DI BERITA KOMODITAS

Sektor Pangan - Harga Beras di Indonesia Termasuk Murah di Pasar Internasional

NERACA Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan harga beras di tingkat eceran masih terjangkau oleh masyarakat dan…

Harga Minyak Naik Didukung Optimisme Perdagangan

NERACA Jakarta – Harga minyak terus menguat pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena pasar didukung oleh tanda-tanda kemajuan…

Agar Pemerintah Benahi Kekacauan Tata Niaga Impor Pangan

NERACA Jakarta – Pemerintah diminta membenahi kekacauan tata niaga impor pangan nasional terutama yang terkait dengan tata produksi, distribusi, serta…