Promosikan Industri Pasar Modal, BEI Gelar Investor Summit

NERACA

Jakarta – Dalam rangka meningkatkan jumlah investor pasar modal, Otoritas pasar modal dan Self Regulatory Organization (SRO) kembali bakal menyelenggarakan Investor Summit pada 28 Oktober 2012. Nantinya, event tahunan ini akan diikuti 24 emiten.

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito mengatakan, investor summit diharapkan dapat memantapkan posisi dan peran pasar modal di tengah masyarakat Indonesia untuk mendorong perekonomian Indonesia, “BEI menargetkan 1.500 peserta untuk Jakarta,dan 500 peserta untuk Surabaya dengan sasaran investor ritel, domestik, akademisi, profesional, eksekutif dan umum,”katanya di Jakarta, Senin (26/11).

Dirinya mengungkapkan, saat ini jumlah investor saham di pasar modal Indonesia baru sekitar 400 ribu rekening dengan jumlah total keseluruhan investor di pasar modal Indonesia baik di saham, obligasi, reksa dana dan pemegang saham berbentuk warkat sebanyak 1,2 juta rekening.

Kedepannya, otoritas Bursa Efek Indonesia akan terus meningkatkan jumlah investor di pasar modal Indonesia. Kata Ito, jumlah investor saham saat ini memang masih terbilang minim jika dibandingkan dengan jumlah masyarakat Indonesia sekitar 230 juta investor.

Meski demikian, lanjutnya, jumlah investor saat ini sudah bertambah signifikan dibandingkan tiga tahun lalu yang baru sebanyakr 160 ribu investor, “Ke depannya yang menjadi perhatian kami adalah meningkatkan jumlah investor saham karena investor yang lain lebih bersifat pasif. Untuk investor pemula mungkin diajarkan bagaimana cara berinvestasi mulai dari produk 'fixed income' juga ke reksadana sebelum secara natural beralih ke investor saham," ungkapnya.

Kata Ito, event tahunan investor summit juga dimaksudkan untuk terus menggalakkan kegiatan investasi di pasar modal sehingga kegiatan investasi dapat menjadi sebuah budaya yang berakar di masyarakat.

Nantinya, dalam penyelenggaraan investor summit 2012 ini juga diharapkan dapat menjadi sarana bagi investor untuk bertatap muka dan bertanya langsung kepada manajemen emiten mengenai prospek perusahaan ke depan. Penyelenggaraan acara ini juga akan diluncurkan program Gemilang Investasi Bursa, yaitu suatu program undian berharga bagi investor perorangan dan sales yang ada di anggota bursa BEI.

Sementara untuk investor summit di Surabaya, nantinya akan diikuti sebanyak 12 emiten untuk memaparkan pencapaian kinerja perusahaan tersebut kepada masyarakat.

Kepala Bursa Efek Indonesia Surabaya, Nur Harjantie, mengatakan seluruh emiten tersebut akan hadir untuk mempertemukan masing-masing manajemen perusahaan dengan para pemegang saham mereka, “Belasan emiten itu di antaranya Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk, PT Salim Ivomas Tbk, PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, PT Pakuwon Jatim Tbk, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk," ujarnya. Selanjutnya akan diteruskan emiten PT Indomobil Sukses International Tbk, PT Surya Semesta Internusa Tbk, PT Martina Berto Tbk, dan PT MNC Sky Vison Tbk. Lalu ada PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Gozco Plantation Tbk, dan PT Medco Energi International Tbk. (bani)

BERITA TERKAIT

Pasar Modal di 2019 Lebih Menggairahkan - Tekanan Sudah Mereda

NERACA Jakarta – Bila sebagian pelaku pasar menilai tahun politik di 2019 mendatang, menjadi  kondisi yang cukup mengkhawatirkan di industri…

Bhineka Life dan OJK Gelar Literasi Keuangan untuk Guru

    NERACA   Bandung - PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional…

Ajak Pengguna Berbagi Cerita Unik, KAI Gelar Rail Blogger Contest

Jakarta, PT Kereta Api Indonesia (KAI) bekerja sama dengan IDN Media menggelar kompetisi menulis bertajuk Rail Blogger Contest. Tujuannya, mengajak…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Keadilan Akan Batasi Ruang Genderuwo Ekonomi

Istilah genderuwo mendadak viral setelah dicetuskan Presiden Jokowi untuk menyebut politikus yang kerjanya hanya menakut-nakuti masyarakat, pandai memengaruhi dan tidak…

BEI Suspensi Saham Shield On Service

Setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajara, kini BEI menghentikan…

Gugatan First Media Tidak Terkait Layanan

Kasus hukum yang dijalani PT First Media Tbk (KBLV) memastikan tidak terkait dengan layanan First Media dan layanan operasional perseroan…