Kearifan Budaya Masyarakat Sunda - Wayang Golek

Kesenian masyarakat Indonesia memang sangat kental kaitannya dengan tradisi juga budaya. Salah satunya adalah wayang, wayang merupakan seni yang berkembang turun-temurun dan sudah ada sejak lama diperadaban manusia.

Seni perwayangan, tidak sembarangan orang bisa memainkannya. Pemainnya biasanya dinamakan sebagai Dalang, sang Dalang lah yang mengatur jalan cerita tentunya dengan menggunakan tokoh-tokoh wayang yang karakternya memang sudah ada. Seni pewayangan juga sering dikaitkan dengan hal mistik. Wayang pun memiliki jenis yang berbeda-beda, salah satunya adalah wayang golek. Wayang khas masyarakat sunda ini memang tidak berbeda jauh dengan wayang yang lainnya, hanya bentuknya saja yang berbeda, seperti boneka dan terbuat dari kayu.

Wayang Golek pun masih terus dimainkan dalam acara-acara masyarakat sunda. Beberapa keluarga yang menggelar hajatan masih banyak yang menanggap kesenian Wayang Golek yang kini sudah semakin tergerus oleh kesenian asing yang terus masuk. Sejak1920-an, selama pertunjukan wayang golek diiringi oleh sinden. Popularitas sinden pada masa-masa itu sangat tinggi sehingga mengalahkan popularitas dalang wayang golek itu sendiri, terutama ketika zamannyaUpit SarimanahdanTitim Patimahsekitar tahun1960-an. Beberapa dalang wayang golek yang terkenal diantaranya Tarkim, R.U. Partasuanda, Abeng Sunarya, Entah Tirayana, Apek,Asep Sunandar Sunarya, Cecep Supriadi.

Pada awal mulanya kemunculan kesenian Wayang Golek berada di masa Kerajaan Padjajaran, fungsi Wayang Golek ada dua, sebagai upacara ritual atau ruwatan, dan untuk hiburan. Fungsi Wayang Golek untuk ruwatan biasanya digunakan dalam peruwatan rumah, anak, surambi, pandawa lima, talaga tanggal kausak, dan samudera hapit sindang. Namun seiring perkembangannya, Wayang Golek menjadi salah satu kesenian dan warisan budaya yang menjadi hiburan masyarakat tanah sunda.

BERITA TERKAIT

Walikota Sukabumi: Etika dan Budaya Hukum Memiliki Ukuran Yang Jelas

Walikota Sukabumi: Etika dan Budaya Hukum Memiliki Ukuran Yang Jelas NERACA Sukabumi - Walikota Sukabumi Achmad fahmi mengatakan, etika dan…

Peduli Korban Tsunami Selat Sunda - Chandra Asri Bantu Dana Kemanusiaan Rp 2 Miliar

Peduli korban tsunami Selat Sunda, perusahaan petrokimia PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terkena…

Masyarakat Sambut Baik Penurunan Harga BBM Nonsubsidi

  Oleh: Fatimah Shadiqah, Mahasiswa Ekonomi Universitas Jayabaya Kabar gembira bagi masyarakat datang dari Pemerintah di awal tahun 2019 ini.…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Taman Laut di Indonesia yang Jarang Terekpos

Secara geografis Indonesia merupakan negara kepulauan yang dua pertiga kawasannya adalah lautan. Panjang garis pantai di Indonesia mencapai 81 ribu…

Terumbu di Selat Pantar Diduga Rusak

  Bentang dan panorama alam bawah laut Indonesia merupakan permata yang diburu oleh para penyelam di seluruh dunia. Namun sayangnya…

Bogor Gaet Wisatawan dengan 'Tahun Kopi'

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bogor, Jawa Barat, merasa kalau kopi menjadi komoditi kaum milenial. Oleh sebab itu, pada tahun…