MV Agusta Ramaikan Pasar Motor Sport Indonesia

PT. Moto Arte Indonesia (MAI), selaku Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) ekslusif yang pertama untuk merek Meccanica Verghera Agusta (MV Agusta) di Indonesia, membawa dan memperkenalkan model baru motor MV Agusta di acara Soft Launching MV Agusta Indonesia yang diadakan di Jakarta, pekan lalu.

“MV Agusta sudah dikenal sebagai motor sport berkualitas di dunia, namun untuk di Indonesia predikat ini hanya diketahui di kalangan khusus pecinta sepeda motor sport saja. Dengan peresmian distributor resmi di Indonesia ini kami bermaksud untuk memperkenalkan MV Agusta lebih jauh kepada masyarakat Indonesia,” tutur Chief Executive Officer PT Moto Arte Indonesia Steven Oentoro.

Dalam acara seremoni peresmian PT Moto Arte Indonesia (MAI) selaku ATPM MV Agusta, MAI juga memperkenalkan varian-varian 2012 dari MV Agusta antara lain tipe F4 RR, F3 675 dan Brutale 675. Ketiga varian tersebut juga telah dirakit dipabrik perakitan di Bekasi, Jawa Barat sehingga harganya lebih kompetitif, dibanding didatangkan langsung dalam bentuk utuh (CBU) dari Italia.

“Untuk saat ini kita sudah melakukan perakitan di pabrik Bekasi. Kalau CBU, pajak importnya sangat mahal sebesar 40%. Jika CKD, pajaknya lebih murah 10-20%,” ungkap Steven.

Dealer yang pertama beroperasi dan menjual MV Agusta ini adalah Moto8 yang terletak di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Selain melakukan penjualan, Moto8 juga menyediakan layanan servis dengan mekanik yang telah bersertifikasi dari pabrikan MV Agusta di Italia dan juga menjamin ketersediaan untuk suku cadangnya. Sepeda motor MV Agusta pun akan diberikan garansi selama dua tahun.

“Saat ini kami baru memiliki satu dealer yaitu Moto8. Tahun depan, kami berencana akan menambah tiga dealer lagi, kemungkinan di Bali dan Surabaya,” terang Steven.

Nantinya MAI berencana akan memasukkan semua varian MV Agusta yang sudah beredar dipasaran dunia, antara lain tipe Brutale 1090, Brutale 1090R, Brutale 1090RR dan yang baru saja meraih penghargaan “the prettiest bike” di EICMA 2012, Rivale 800 akan segera masuk ke pasar Indonesia.

“MV Agusta ini semuanya dikerjakan handmade dengan line produksi terbatas , maka dari itu tidak banyak unit yang akan dijual. Tahun depan saja kita diberikan jatah oleh MV Agusta di Italia hanya 40-50 unit saja. Dan tenaga perakit kita hanya lima orang dan tiga tenaga ahli didatangkan langsung dari Italia,” tuturnya.

Kita harapkan untuk tahun-tahun berikutnya dapat memproduksi kendaraan yang lebih banyak, dengan didukung penjualan kita meningkat, kami yakin kita dapat bersaing di pasar otomotif Indonesia. Dengan melihat pertumbuhan otomotif yang setiap tahunnya terus berkembang di pasar otomotif Indonesia.

BERITA TERKAIT

Investasikan Dana Rp 800 Miliar - The Parc Apartemen Bidik Pasar Milenial

NERACA Jakarta – Menyasar pasar potensial dari kalangan milenial, pengembang South City bangun The Parc Apartemen di Pondok Cabe, Tangerang…

Berburu Cuan Bisnis Perhiasan - Hartadinata Perluas Penetrasi Pasar Luar Jawa

NERACA Jakarta –Kejar pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) masih mengandalkan penambahan gerai baru. Perusahaan tahun…

KONDISI 2018 LEBIH BURUK DIBANDINGKAN SURPLUS 2017 - BPS: Neraca Perdagangan Indonesia Defisit US$8,57 Miliar

Jakarta-Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan neraca perdagangan Indonesia (NPI) mengalami defisit hingga US$8,57 miliar sepanjang Januari-Desember 2018. Angka defisit ini…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Pasar Otomotif Indonesia Diprediksi Lebih Positif di 2019

NERACA Jakarta – Pengamat otomotif yang juga dosen Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasaribu memprediksi pasar otomotif dalam negeri tahun…

Ford Gandeng Mahasiswa Untuk Riset Teknologi Swakemudi

Ford Motor Company Amerika meneken kesepakatan dengan Michigan State University (MSU) untuk menggelar penelitian bersama terkait teknologi kendaraan masa depan,…

GM Jual 200.000 Kendaraan Listrik di Amerika pada 2018

General Motors (GM) secara total telah menjual 200.000 kendaraan listrik di Amerika Serikat hingga akhir 2018, memicu penghapusan kredit pajak…